Sejumlah Poin Penting Akhmad Sahal di ILC tentang MCA

Sejumlah Poin Penting Akhmad Sahal di ILC tentang MCA
Akhmad Sahal di Indonesia Lawyer Club (ILC)

Nalar PolitikDalam Indonesia Lawyera Club (ILC) tentang Muslim Cyber Army tadi malam, Selasa (6/3/2018), ada sejumlah poin penting yang dikemukakan Akhmad Sahal. Poin-poin tersebut, sebagaimana dituliskan Saidiman Ahmad dalam catatan Facebook-nya, sebagai berikut:

  1. Hoax dan fitnah adalah sesuatu yang haram dalam agama. Kenapa orang melakukan itu? Jawabannya di poin berikut.
  2. Ada situasi yang diciptakan seolah-olah umat Islam sedang dalam perang. Situasi perang membuat semuanya jadi boleh. Jangankan menyebar hoax dan fitnah, membunuh pun boleh.
  3. Umat Islam dalam situasi perang ini dipersepsi sedang terancam dan terkepung. Padahal, yang terjadi sebenarnya, umat Islam sedang berada dalam posisi yang kuat secara politik jika dilihat dalam rentang sejarah Indonesia sejak Orde Baru, Orde Lama, dan masa kolonial.
  4. Karena itu, kalau mau dicari sumber hoax, salah satunya adalah dengan mencari mereka yang mengarahkan atau menciptakan persepsi tentang situasi perang.
  5. Untuk mencegah penyebaran hoax dan fitnah, akarnya perlu dibongkar, yakni persepsi tentang situasi perang dan muslim yang terkepung.
  6. Dalam demokrasi, lawan politik bukan musuh yang harus dihabisi, tapi kompetitor. Beda dengan perang. Persepsi pertarungan dalam demokrasi sebagai perang perlu diluruskan.
  7. Harus diakui bahwa memang ada masalah pada umat Islam. Kenyataannya, para penyebar hoax itu mengatasnamakan Islam. Tidak perlu disangkal mereka adalah bagian dari umat Islam. Mengakui ada masalah dalam internal umat Islam jauh lebih bermanfaat daripada sibuk mencari-cari kesalahan pada pihak lain.

Demikian sejumlah poin yang bisa kita petik dari paparan Akhmad Sahal di ILC tentang MCA tersebut.

___________________

Artikel Terkait:

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi