Senandung Malam

Senandung Malam
©FW

Kesenyapan yang indah di antara merdunya senandung angin malam.

Lega rasanya dalam pelukan malam aku menikmati senyum indah rembulan dan taburan kerlip gemintang masih terasa sang bayu mengecup pelipisku dan membisikkan kabar tentang jingga yang ranum senja tadi terburu-buru sembunyi di balik bukit

Sunyi ini masih hening dalam kesenyapan yang indah di antara merdunya senandung angin malam dan masih terasa aroma rasa yang kau hembuskan di antara napasmu yang memburu senjaku.

Sunyi terpecah dan terkesima oleh jingga dengan gagahnya meronakan buana di kaki langit yang terhampar luas tanpa batas bersamaan dengan bergulirnya jarum jam kehidupan

Selalu kunikmati kesunyian ini dengan keindahan yang terindah dengan caraku yang sederhana dengan segenap kedamaian hatiku yang sahaja

Tentunya dengan keheningan senandung kidung sunyi jiwaku atas segala rasa yang meretas tanpa batas

Kisah dalam Sketsa Wajah

Sketsa wajah goresan pensil warna
Menyeretku ke gerbang impian
Melayang jauh ke masa silam
Ketika tubuhmu luruh

Jiwaku pun saat itu terbang
Seiring kepak burung camar yang terbang
Wangi cintamu membiusku hingga hilang akal
Aku menggigil karena terbakar

Namun deburan ombak memisahkan kita
Kerap kupanggil namamu
Meski helaan napas yang kadang sulit
Angin tolong bawa aku terbang

Bawa aku melayang jauh mengembara
Jauh melewati batas angan dan impian yang durja
Agar aku dapat terus bermimpi
Menemukan cinta dalam sebuah sketsa

Sketsa wajah yang mulai usang
Digilas cuaca dan usia
Waktu seakan tertatih namun terus berputar
Namun sketsa wajah itu lekat tak pernah hilang

Kala Itu

Dedaunan berdesir diterbangkan angin
Sehelai demi sehali daun-daun itu gugur
Ranting-ranting kini menjadi kesepian
Tak ada lagi burung yang hinggap untuk menemani alam raya

Kala itu
Dia hanya sendiri
Tak ada lagi kupu-kupu yang biasanya selalu menemani
Tak ada lagi kini
Telah terbang entah ke mana

Kala itu
Angin pun telah pergi
Sunyi pun terasa sepi merajai
Hening menjadi temanku
Itulah yang kuperbincangkan dengan Tuhan

Latest posts by Lalik Kongkar (see all)