Sentimen Identitas di Dunia Politik Masih Akan Marak

Sentimen Identitas di Dunia Politik Masih Akan Marak
©Puanacitya

Nalar Politik – Peneliti SMRC Saidiman Ahmad mengingatkan, penggunaan sentimen identitas di tahun-tahun politik selanjutnya masih akan marak. Isu-isu SARA diyakini tetap akan jadi senjata ampuh mendulang suara.

“Penggunaan sentimen identitas dalam kampanye akan tetap marak,” terang Saidiman dalam diskusi Membincang Demokrasi Indonesia Pasca-Pilpres 2019 gagasan Puanacitya, Sekolah Alternatif Perempuan Sulawesi Utara, di Manado, Jumat (6/9).

Hal itu terutama disebabkan oleh minimnya calon ke depan yang berkualitas. Tidak banyak calon yang memiliki platform dan rekam jejak yang baik untuk ditawarkan.

“Bukan karena publik menginginkannya, melainkan karena rendahnya kualitas para calon.”

Sejak 2014, penggunaan sentimen identitas di dunia politik memang mulai menuai bentuknya. Itu terlihat jelas dalam materi kampanye para kandidat dan tim sukses di mana Jokowi jadi sasaran empuk.

“Pada Pilpres 2014 dan 2019, Jokowi mendapatkan serangan paling besar dalam kampanye SARA.”

Untungnya, dalam dua kali Pilpres, Jokowi masih mampu mendapatkan dukungan pemilih secara meyakinkan. Mengutip exit poll SMRC, yang percaya pada isu SARA yang dipakai untuk menyerang Jokowi ternyata tidak banyak.

“Artinya sebenarnya publik tidak terbeli dengan kampanye politik identitas.”

Walau begitu, faktor rendahnya kualitas calon ke depan dinilai berpotensi besar memancing isu-isu SARA itu kembali. Meski terbukti tidak terlalu berpengaruh, penggunaannya Saidiman yakini tetap akan deras.

“Kenapa ini terjadi? Karena lembaga yang memproduksi para kandidat itu masih memakai pola lama. Lembaga itu adalah partai politik.”

Ketika partai politik masih dikuasai oligarki dan dinasti keluarga, maka dorongan untuk mengampanyekan kandidat berdasar identitas bukan kualitas akan mewabah.

“Ini paradoks. Di satu sisi publik makin rasional, tapi partai politik masih pakai sistem kerajaan.”

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi
    Share!