Separuhku Yaya

Separuhku Yaya
┬ęTribun

Separuhku Yaya

Bila hatimu penuh
dengan sayatan dan lubang,
aku akan menambalnya
dari kulit-kulit
jantungku sendiri.

Bila tubuhmu kekurangan darah,
setengah darah dalam badan ini
akan aku beri meski aku mengidap
anemia.

Bila kedua matamu
kehilangan kemampuan melihat,
akan aku beri satu mataku
agar kamu bisa menatap
senyuman di bibirku lagi.

Bila napasmu berhenti,
aku akan minta kepada Tuhan
agar membelah separuh ruhku
untukmu dan dengan itu,
tanggal kematian kita akan sama.

28 Oktober 2023
2:44

Tersesat di Rumah yang Tepat

Kita bisa saling menghapus foto, kontak, dan pindah alamat demi menghindar dari masing-masing diri. Sayangnya ada tali di sukmaku yang membuat segala usaha menjauh tetap mendatangkanku padamu lagi.

Misal kamu Gunung Fuji, di dalamnya mau aku tersesat selamanya dan hanya berputar-putar sambil melihat sakura mengembang, burung menembang dengan kicau lantang demi menarik perhatian pasangannya, atau bunyi merdu gerombolan rusa berlari mengejar matahari.

Aku bernapas dari tiap daun-daun pohon purba di dalam hatimu yang mirip taman surga. Dan aku minum jernih air dari sungai kasihmu sampai segala dahaga di tenggorokan sirna. Aku juga berusaha memangkas segala parasit ganas yang menggerogoti alam bawah sadarmu agar kepercayadirianmu membentang sinar terangnya di hadapan kedua mataku yang merindukan jemarimu membelai tumpukan masalah acak di dalam kepalaku menjadi rapi seperti saat kamu menyisir rambut keresahanku di kala kalut.

29 Oktober 2023
18:12

Cangkang

Di tiap warna hitam-putih detak jantungku kini berganti pelangi sejak kau bawa aku dari ketersesatan gua tanpa penerang menuju pohon tua kehidupan dan memetik kembang dan buahnya yang matang dengan senyuman riang.

Senang yang terkandung di dekat paru-paruku bernapas begitu penuh terisi kini, serta denyutnya selalu menyebut rindu dan mengharap jemarimu melintas di kepalaku berulang-ulang seperti kendaraan berjalan tanpa henti memutari Ringin Contong sampai lelap menyergap.

Aku berdiam pada kediaman yang kita bangun sebagaimana siput berumah pada cangkangnya. Berbeda dengan keong yang bisa pergi ke lain cangkang bila sudah sempit, siput mustahil berganti cangkang kecuali dicongkel hingga mati. Maka, biarkan aku menetap padamu.

12 Oktober 2023
23:14

Kepunahan Manusia Adalah Utopia Bumi

Kapan alam menghunus pedang
dan menyatakan perang?

Tidakkah manusia telah keterlaluan
mengacak dunia pemberian Tuhan?

Kita disibukkan dengan konflik
tanpa ujung nan pelik

Bila muncul jamur jenis baru
Berspora sampai ke angkasa biru

Sambil menguar racun khusus
Demi ras kita lekas mampus

Maka saat hal itu sudah terjadi
Bumi akan stabil secara abadi

1 November 2023
03:00

Mendatangi Musim Hujan

Saat sarang sudah penuh kotoran, anak-anak burung akan terbang dengan sayapnya sendiri tanpa siapa pun mengajari. Mereka menjatuhkan tubuh bukan untuk bunuh diri, tapi untuk menjelajahi kebebasan di atas awan.

Sekarang Yaya terpenjara di tempat yang mengekang, padahal buatku, seluruh Bumi adalah sangkar. Sedang saat tangan kita bergandengan sajalah maka kebebasan jiwa akan mengepak di dalam dada.

Merpati tidak pernah lupa tempat pertama dia menetas, selalu akan pulang mereka. Aku memercayaimu sebagaimana merpati sanggup menavigasi bintang untuk datang ke tempat pertama mereka bernapas.

Bernapaslah menggunakan paru-paruku yang penuh aether. Dengan begitu, raga, jiwa, dan ketenangan pikiranmu ada dalam kuasa milikku. Jika sudah terserahkan semua padaku. Segalanya adalah milikmu.

3 November 2023
15:33

Arham Wiratama
Latest posts by Arham Wiratama (see all)