Siskeudes, Aplikasi Gratis untuk Transparansi Keuangan Desa

Siskeudes, Aplikasi Gratis untuk Transparansi Keuangan Desa
Ilustrasi: @setkabgoid

Nalar PolitikMenurut survei Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2014, pengetahuan sumber daya manusia perangkat desa sangat minim dalam hal keuangan desa. Padahal uang yang harus dikelola di desa sangat banyak. Siskeudes adalah aplikasi gratis yang dapat menjadi solusi.

Melalui Siskeudes (Sistem Keuangan Desa), BPKP membuat “Bimkon Pengelolaan Keuangan Desa” untuk panduan tata kelola keuangan desa. Selanjutnya, PWK Sulbar (project leader Gilbert A.H Hutapea & programmer Akhmad Basori) membuat aplikasi untuk desa. Ujicobanya sukses dan launching dengan nama SIMDA Desa.

SIMDA Desa kemudian digunakan secara nasional. Terjadi beberapa kesepakatan berupa penambahan modul perencanaan. Berlanjut ke perubahan nama menjadi Siskeudes.

Selain gratis, aplikasi tersebut juga memiliki banyak kelebihan. Salah satunya, mudah: sekali entry, menghasilkan laporan dan dokumen penatausahaan keuangan desa.

Aplikasi ini juga disesuaikan dengan Perkada. Siskeudes berbasis kab/kota dengan menitikberatkan agar pengaturan lebih lanjut di dalam parameter dapat disesuaikan dengan perkada masing-masing.

Manfaat lainnya, yakni bisa diperbarui. Dilengkapi Sistem Pengendalian Internal (SPI). Mengelola seluruh sumber dana yang ada di APBDesa dan menghasilkan laporan per masing-masing sumber dana.

Komisi XI DPR RI, Presiden Jokowi, hingga Ketua KPK memberikan pernyataan tentang pentingnya mengelola keuangan desa secara transparan melalui Siskeudes. Intinya, berbagai kalangan menilainya sangat penting dalam rangka mengelola keuangan desa.

Sejak 2015, BPKP bersama Kemendagri sudah melaksanakan bimtek dan sosialisasi untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa. Mereka diharapkan dapat mengelola keuangan desa secara optimal dengan aplikasi tersebut. Dan saat ini, 69.875 dari total 74.957 desa telah mengimplementasikan.