Something Big is Coming!

Something Big is Coming!
©Tirto

Something Big is Coming!

Alhamdulillah, setelah pemilihan Presiden (pilpres) kemarin, Rabu 14 Februari 2024, dari hasil perhitungan cepat (Quick Count), pasangan calon (paslon) nomor urut dua (02) capres dan cawapres bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinyatakan unggul sebagai pemenang.

Menurut situs pemilu2024.kpu.go.id, paslon 02 memperoleh perolehan suara menyentuh angka 56,94% (18.577.203) dibanding dua paslon lainnya Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar yang mendapatkan suara sekitar 24,9% (8,125,002) dan Ganjar Pranowo – Mahfud MD dengan suara sekitar 18,16% (5.9260.182). https://pemilu2024.kpu.go.id/ Versi: 15 Feb 2024 15:30:23 Progress: 358775 dari 823236 TPS (43.58%).

Sebagai pendukung mas Gibran, saya tentu sangat senang dan beberapa teman yang juga mendukung paslon Prabowo dan Gibran (PraGib) ini masih harap-harap bahagia untuk menunggu pengumuman resminya dari KPU untuk menetapkan siapa yang akan menjadi presiden pilihan rakyat tersebut. Apakah pemilihan ini akan satu putaran atau dua putaran. Namun semoga satu putaran saja.

Senada dengan itu, kemarin, temanku Esty & Nafiz hampir bersamaan memberikan komentar pada storyku di Whats App (WA) kemarin ketika aku membagikan video Tiktokku (VT) yang sedang di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di depan rumah kakek di kampung halamanku. Saya menulisnya dengan caption, “Alhamdulillah, 02.” Lalu dengan emotikon api menyala dan tangan yang berpose dua, saat itu di TPSku, Prabowo-Gibran memang unggul.

Kata mereka, “Sekali putaran mbak, Ramadhan Tenang.”

“Pilpres sudah selesai kak, satu putaran.”

“Alhamdulillah, say. Amin Yaa Allah,” jawabanku kepada mereka.

Baca juga:

Kemudian mereka menimpalinya. Menurut Esti yang berada di Jogja, ia mengatakan jika pemilih di sekitarnya juga banyak 02, dan hasil perhitungan Quick Count tidak akan jauh dengan hasil akhirnya. Lalu ia menambahkan Jokowi tak pernah kalah. Saya tersenyum lalu membalas chat tadi dengan mengatakan Prabowo juga banyak pendukung. Walau saya merupakan Bolone Mas’e (komunitas pendukung mas Gibran).

Nafiz yang berada di Magelang di chatnya malah berkata, capek  kalau harus dua putaran, capek juga lihat orang – orang sombong dan julid. Capek banget lihat akhir-akhir ini orang-orang yang tahunya cuma mengkritik namun tidak bijak. Katanya, mereka berilmu tapi bicaranya tidak dijaga. Misal, gelarnya professor namun bikin gaduh. Sebagian lagi bisanya cuma buat status di media sosial.

Saya jadi ingat kata-kata mahasiswi S1 UGM yang ramai di Tiktok yang banyak di-stitch orang-orang. Katanya, “Cape’- cape kuliah S1, malah milih 02, yang bener aja, rugi dong.” Wah belum tahu adik ini jika kami juga capek-capek kuliah S2 di UGM, tetap pilih 02, Sorry Yee’ jika pilih yang lain he he he.

Satu Putaran!

Saya berharap semoga pilpres ini cuma satu putaran. Kenapa? Karena pertama hasil Quick Count menunjukkan perolehan suara PraGib sudah lebih dari lima puluh persen lebih walau jumlah baru sekitar empat puluh persen, paslon lain masih harus jauh berlari untuk mencapai angka lima puluh persen tersebut.

Kedua, jika paslon 01 dan 03 berkoalisi entah apa yang akan terjadi walau PraGib sudah punya banyak pendukung yang militan.

Ketiga, masalah baru akan timbul di masyarakat dengan lamanya pengumuman hasil pilpres. Ada pengamat yang mengatakan jika akan mengganggu stabilitas ekonomi dengan keadaan politik yang tidak pasti.

Keempat, putaran kedua akan menghabiskan banyak anggaran. Ini terjadi di sekitar, ketika teman-teman saya memilih menjadi Golongan Putih (golput) karena tidak peduli pada pergantian pemimpin ini mereka katanya tidak akan mengalami perubahan nasib.

Sewaktu di lokasi TPS, saya sampai melihat masih banyak surat suara yang terletak di atas meja mungkin karena di kampungku banyak yang pergi merantau. Hubungannya apa dengan anggaran?

Halaman selanjutnya >>>

Zuhriah
Latest posts by Zuhriah (see all)