Staf Nyaleg, Pesan Ahok: Bantu yang Bisa Dibantu

Staf Nyaleg, Pesan Ahok Bantu yang Bisa Dibantu
Ahok & Stafnya

Nalar Politik – Kendati masih berada di penjara Rutan Mako Brimob, tetapi pesan Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) tetap terus bergema, terkhusus untuk kebaikan aktivis politik di tanah air.

Misalnya ketika salah satu stafnya bernama Ima Mahdiah maju sebagai Caleg DPRD DKI dari PDI Perjuangan pada Pileg 2019. Pesan Ahok cukup sederhana: bantu yang bisa dibantu.

“Beliau berpesan agar saya bertemu dengan banyak orang. Keperluan mereka itu apa saja dan itu dicatat, jadi saya bisa punya data. Serta bantu yang bisa kita bantu,” beber Ima.

“Ya ikuti gaya kampanye bapak (Ahok -red) dululah. Banyak bertemu warga ke rumah-rumah maupun ke mal-mal,” lanjutnya.

Hingga kini, Ima terus meyambangi beberapa warga yang tinggal di sekitaran Jakarta Barat yang memang menjadi daerah pemilihannya (Dapil). Di lapangan, Ima pun menanyakan apa yang mereka rasakan setelah Pemprov DKI mengalami pergantian kepemimpinan.

“Beberapa dari mereka mengeluh soal KJP Plus yang anggarannya dipotong. Alasannya juga kata mereka enggak jelas buat apa dipotongnya itu,” kata Ima.

Selain itu, dirinya juga menyambangi beberapa warga yang sakit dan seharusnya mendapatkan bantuan dari program Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH), tapi mereka belum mendapatkan itu

Dirinya juga sempat menemui masyarakat yang pada Pilkada DKI 2017 lalu menjadi Timses pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Mereka juga mengeluhkan program Anies-Sandi, rumah DP nol rupiah ternyata syaratnya berat. Program OK OCE juga begitu, ternyata banyak kriteria yang harus mereka penuhi, jadi cuma angan-anagan buat mereka,” terangnya.

Lulusan Universitas Paramadina itu pun mendapatkan cerita lucu. Di mana ada warga yang menginginkan Ahok bisa menjadi Gubernur DKI lagi usai keluar dari penjara.

“Mereka ada yang belum paham. Jadi saya jelaskan bahwa Pak Ahok enggak mungkin keluar penjara jadi gubernur lagi, karena masanya Anies masih 4 tahun lagi,” pungkas Ima.

Selain Ima, staf Ahok lainnya semasa berbakti di DKI Jakarta juga ikutan nyaleg. Dia adalah Rian Ernest asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini juga merupakan Jubir TKN Jokowi-Ma’ruf. (oz)

Redaksi NP
Reporter Nalar Politik