Sulbar Canangkan Program Marasa Berkonsep Ma’balu

Sulbar Canangkan Program Marasa Berkonsep Ma’balu
©EI

Nalar Politik – Dalam rangka menyambut kehadiran ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mencanangkan program Marasa berkonsep Ma’balu. Inisiatif ini merupakan kerja sama antara Sulbar dengan Pemerintah Kota Balikpapan dan Palu, Sulawesi Tengah.

Dijelaskan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, program Marasa adalah akronim dari Mandiri, Cerdas, dan Sehat. Adapun Ma’balu, selain bermakna usaha jual-beli dalam bahasa Mandar, ditarik dari konsep dagang antara tiga wilayah, yakni Mamuju, Balikpapan, dan Palu (disingkat Ma’balu).

“Kami akan menyambut kerja sama tersebut melalui program Marasa,” kata Ali Baal, Minggu (28/11).

Program Marasa itu diharapkan terkoneksi ke berbagai sektor, sehingga akan sejalan dengan konsep Ma’balu.

“Ma’balu itu bisa kita jangkau bersama.”

Diyakini Ali Baal bahwa dengan didirikannya IKN nanti, pertambahan penduduk dan investasi di Kalimantan Timur akan menjadi peluang bagi wilayah di Sulawesi, termasuk Sulbar.

“Dengan begitu, baik Marasa maupun Ma’balu dapat jalan bersama dan terealisasi sesuai harapan masyarakat.”

Ia menilai pula bahwa tiga provinsi yang tergabung di dalamnya akan lebih mudah dalam membangun jika benar-benar bekerja sama secara partisipatif.

“Tiga provinsi ini (Kaltim, Sulbar, dan Sulteng), kalau berjalan lancar, kita tidak terlalu susah-susah lagi dalam membangun.”

Dalam pandangan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, konsep Ma’balu diartikan bukan sekadar slogan, tetapi akan diwujudkan dalam konsep segitiga emas ketiga daerah itu dalam menyambut IKN di Kalimantan Timur.

Sebagai langkah awal, pihaknya sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan Pemkot Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, dan berikutnya akan menyasar sejumlah kabupaten di Sulbar.

“Tahun depan di Sulbar akan kami realisasikan. Apa pun bisa dikerjasamakan, pertanian, peternakan, dan sektor lainnya,” jelas Rahmad.

Baca juga:

Sinergi Sambut IKN

Sebelumnya, pertemuan Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar dengan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi di Mamuju, Jumat (26/11), menghasilkan kesepakatan bersama untuk menyambut pemindahan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Ali Baal mengatakan, interaksi antara Sulbar dengan Kaltim sudah lama terbangun. Ia berharap interaksi ini terus terpelihara serta lebih intensif lagi dalam melihat potensi yang lebih besar ke depan.

“Apa pun yang bisa kita kerjasamakan ke depan, apalagi di Kaltim ini dipersiapkan menjadi ibu kota negara. Tentu Sulbar harus siap menjadi penyangga ibu kota negara baru tersebut,” kata Ali Baal.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi pun menyambut baik. Pihaknya juga berharap dengan berdirinya IKN di wilayahnya akan berdampak pada daerah Indonesia lain, khususnya di bagian timur seperti Sulbar.

“Pembangunan di seluruh Sulawesi akan berkembang, termasuk Sulbar dengan sumber potensi yang ada,” kata Hadi.

Ia turut mengharapkan Sulbar dapat terus mendukung Kaltim dari sisi ekspor, sehingga kedua daerah masing-masing mendapat keuntungan dari hasil ekspor tersebut.

“Kita siap bekerja sama dengan siapa saja, apa saja yang bisa dikerjasamakan. Apalagi antara Kaltim dan Sulbar ini bagaimana disebut simbiosis mutualisme, saling membutuhkan.”