Sumbangsih Mahasiswa dan Organisasi Daerah bagi Kemajuan Pembangunan Indonesia

Sumbangsih Mahasiswa dan Organisasi Daerah bagi Kemajuan Pembangunan Indonesia
Dok. Pribadi

Mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah tentu memiliki suatu perkumpulan untuk mewadahi anggotanya. Perkumpulan ini tentu akan membawa peran positif bagi sumbangsih mahasiswa yang ikut terjun ke dalam organisasi tersebut.

Organisasi daerah bisa dikatakan sama dengan organisasi lain yang dibentuk di kampus, tetapi kenyataannya berbeda. Karena organisasi daerah menghimpun mahasiswa yang mempunyai keinginan untuk kembali ke daerah dengan ide-ide, hasil dari pengalaman mereka di bangku kuliah. Organisasi daerah tidak bersifat memaksa, tetapi bersifat sukarela sesuai dengan kehendak anggotanya yang ingin berpartisipasi untuk daerahnya.

Organisasi daerah kerap diartikan sebagai wadah untuk berkumpulnya kembali orang-orang yang berasal dari daerah yang sama. Namun, terkadang organisasi daerah juga diartikan negatif sebagai tempat terbentuknya plot-plot atau perkumpulan orang yang rasis terhadap daerahnya.

Untuk seseorang yang mengartikan ormada sebagai organisasi yang positif, mereka akan senang hati untuk terjun aktif di dalamnya. Sedangkan mereka yang mengartikan negatif karena tidak mau terkotak-kotakkan, mereka akan apatis terhadap ormadanya.

Sebenarnya, organisasi daerah dibentuk tidak hanya untuk mengumpulkan mahasiswa dari daerah yang sama, tetapi ormada juga berfungsi sebagai penyalur ide bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan jauh dari daerahnya. Ide itu dapat datang ketika mahasiswa mampu melihat kembali kekurangan yang masih ada di lingkungan tempat mereka berasal. Dan dengan adanya ide tersebut akan timbul suatu kegiatan positif yang akan dikembalikan ke daerahnya.

Sebagai contoh adanya sumbangsih mahasiswa dari suatu daerah untuk berani menggali potensi desa wisata di sekitar tempat asalnya. Kemudian ia realisasikan dengan ilmu yang ia punya selama di bangku kuliah dengan mengajak sumbangsih mahasiswa lain di bidang ilmu yang sama untuk mengembangkan potensi daerah tersebut. Alhasil, terbentuklah suatu desa wisata yang diresmikan oleh pemerintah daerah.

Dan dengan adanya desa wisata tersebut tentu membawa banyak dampak positif baik untuk warga lokal maupun bagi pemerintah daerah. Dampak positif yang nampak dari hasil tersebut adalah mengurangi angka pengangguran dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru di sekitar lokasi wisata.

Dengan datangnya wisatawan dari berbagai daerah dapat memperkenalkan daerah tersebut ke daerah lain. Dalam hal ini, sumbangsih mahasiswa yang mampu mencari dan berani terjun kembali untuk daerah asalnya tentu akan membantu pemerintah daerah mengembangkan daerahnya menjadi lebih baik.

Sebagai mahasiswa yang memiliki organisasi daerah dan rasa peduli terhadap daerahnya, mereka akan kembali dengan aksi positif untuk membantu mengembangkan daerahnya. Dan melalui organisasi daerah-lah aksi positif mereka dapat terwujud dengan mudah. Karena di organisasi daerah kita tidak hanya bekerja sendiri, tetapi kita bekerja sama untuk mewujudkan tujuan yang sama.

Salah satu aksi nyata mahasiswa dalam mengembangkan daerahnya adalah diadakannya sosialisasi-sosialisasi tentang dunia perkuliahan kepada generasi muda di daerahnya. Dengan kegiatan yang simple dan tidak membutuhkan banyak biaya aksi ini, tentunya sangat bermanfaat bagi siswa SMA/SMK yang ingin melanjutkan ke dunia perkuliahan. Dengan semakin banyaknya siswa SMA/SMK yang terjun ke dunia perkuliahan, tentu akan meningkatkan kualitas penduduk sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan kriminal di suatu daerah.

Namun, diharapkan pula adanya peran dari pemerintah daerah untuk mewujudkan rakyatnya menjadi berkualitas. Salah satu contoh nyata yang bisa diberikan oleh pemerintah daerah adalah beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa daerah yang kurang mampu ataupun berprestasi. Sehingga akan memunculkan niatan dari mahasiswa tersebut untuk kembali ke daerahnya.

Selain sosialisasi mengenai dunia perkuliahan, ada kegiatan positif lain yang lebih bermanfaat untuk suatu daerah. Aksi ini bergerak di bidang sosial masyarakat yang memiliki tujuan untuk kembali bermanfaat untuk daerah. Salah satunya adalah pengabdian masyarakat dengan mengadakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari suatu desa.

Melalui organisasi daerah perkumpulan mahasiswa dari latar belakang ilmu yang berbeda menjadi satu untuk berpartisipasi memajukan desa binaan yang dituju. Dengan latar belakang untuk memajukan desa tersebut melalui perpaduan ilmu yang dimiliki mahasiswa yang terjun ke dalamnya.

Sebagai contoh di desa Grenjeng, Kadilajo, Klaten. Latar belakang ekonomi masyarakat sekitarnya adalah petani dan peternak. Dengan berbekal latar belakang tersebut, maka dimanfaatkanlah mahasiswa yang berasal dari pertanian perwakilan dari organisasi daerah untuk menciptakan kelompok tani yang bergerak di pertanian organik dengan memanfaatkan lahan warga dan limbah dari peternakan warga setempat.

Dari kegiatan tersebut, didapatkan hasil bahwa ibu-ibu di desa Kadilajo dapat memanfaatkan limbah dan lahannya untuk ditanami sayuran organik sehingga lebih aman, sehat, dan hemat. Selain itu, limbah yang mereka miliki dari hasil ternak mereka juga tidak terbuang sia-sia.

Selain peduli dengan ibu-ibu, hal yang sering dilupakan adalah anak-anak . Padahal anak-anaklah kader penerus dari bangsa ini.

Dengan latar belakang mewujudkan anak yang sehat dan cinta lingkungan, maka dari organisasi daerah menciptakan suatu games yang bermanfaat untuk membantu mereka memahami lingkungan. Dengan pengemasan games yang sederhana serta adanya partisipasi yang aktif dari mahasiswa, membuat games yang sederhana menjadi menarik dan bermanfaat. Selain itu, diajarkan pula kebiasaan untuk minum susu segar karena lebih sehat dan mudah didapat .

Organisasi daerah bukan hanya sebagai ajang untuk sekadar berkumpul dan melepas rindu antar sesama daerah, tetapi organisasi daerah dijadikan ajang untuk menarik minat mahasiswa untuk dapat kembali ke daerahnya dengan aksi-aksi nyata yang positif dan bermanfaat bagi pembangunan di daerahnya. Maka dari itu, kita sebagai mahasiswa diharapkan tidak apatis dengan lingkungan tempat kita berasal. Dan diharapkan dapat bermanfaat untuk tempat asal kita sebagai wadahnya adalah organisasi daerah.

#LombaEsaiMahasiswa

*Aisyah Pretty Riyandari, Mahasiswa FKH UGM Angkatan 2016

___________________

Artikel Terkait:
    Latest posts by Peserta Lomba (see all)