Tak Sesuai Pilihan Cawapres, PSI: Tetap Dukung Jokowi

Tak Sesuai Pilihan Cawapres, PSI Tetap Dukung Jokowi
Foto: DPP PSI

Nalar PolitikMeski pilihan cawapres ideal PSI untuk Jokowi adalah Mahfud MD, dan Jokowi lebih memilih Ma’ruf Amin, tak sesuai dengan pilihan cawapres PSI, tetapi pihaknya tetap menyatakan mendukung. Hal tersebut PSI terangkan dalam siaran pers-nya hari ini di Jakarta, Sabtu (11/8).

“Sampai sekarang PSI tetap mendukung Jokowi. Bagi kami, sosok Jokowi mencerminkan perubahan penting elite politik Indonesia dan mewakili nilai yang kami yakini tentang pembaruan, egalitarianisme, kerja keras, dekat dengan rakyat, sederhana, dan bersih.”

Selain itu, sosok Jokowi juga, bagi PSI, merupakan pendobrak atas kebekuan tradisi politik lama yang puluhan tahun dimonopoli oleh para ningrat politik nasional. Jokowi dinilai mewakili semangat zaman, semangat kaum muda, yang karenanya mendapat dukungan penuh dari PSI.

Terkait pilihan cawapres, bagi PSI, dari sekian elite nasional, yang paling dekat dengan semangat PSI adalah sosok Mahfud MD. Ia dipandang tokoh independen, berintegritas, profesional, berpengalaman melayani publik dalam skala nasional, dan relatif masih muda.

“Ia juga figur yang relatif inklusif untuk berbagai golongan. Karena itu, kami sejak awal berharap dan mendukung Mahfud MD untuk menjadi Calon Wakil Presiden Jokowi.”

Sayangnya, partai-partai yang ada di dalam koalisi Jokowi punya pandangan lain soal calon wakil presiden. Dan inilah hasil maksimal yang didapatkan dari komunikasi antara partai dan capres petahana Jokowi.

“Ini akan menjadi pelajaran bagi kita semua, pelajaran tentang perlunya partai politik yang mempunyai visi inklusif untuk seluruh bangsa.”

PSI sendiri mengaku memahami situasi pelik yang dihadapi presiden dalam mengambil keputusan mengenai calon wakil presiden. Dan mereka, bagaimanapun, tetap akan mendukungnya sampai hari ini, dan dalam Pemilihan Presiden 2019.

“PSI memohon kepada semua pemilih agar tetap solid mendukung Pak Jokowi, tidak golput, dan sama-sama mencoblos pada tanggal 17 April tahun depan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.”

_____________

Baca juga: