Twit ‘Settingan’-nya Terhapus, Hanum Rais: Kehapus

Twit ‘Settingan’-nya Terhapus, Hanum Rais: Kehapus
©SS Twit Hanum Rais

Nalar Politik – Hanum Salsabiela Rais, yang lebih jamak dikenal dengan nama Hanum Rais, mengonfirmasi soal twit ‘settingan’-nya yang terhapus di akun media sosialnya.

“Kehapus. Saya hanya menyampaikan betapa masyarakat sekarang memahami mana yang harus dipercayai. Dan itu sangat mengkhawatirkan,” kicau anak Amien Rais ini usai menggambarkan kondisi masyarakat sekarang yang gampang termakan berita palsu alias hoaks.

Sebelumnya, Hanum Rais mengunggah kicauan sebagai tanggapan atas berita yang tengah ramai dibicarakan publik. Ia menyebut sosok yang tengah viral itu sengaja mengarang cerita, bertindak sebagai korban, agar dana deradikalisasi bisa mengucur dalam upaya penanggulangan radikalisme dan terorisme di negeri ini.

“Settingan agar dana deradikalisasi terus mengucur. Dia caper. Karena tidak bakal dipakai lagi. Play victim. Mudah dibaca sebagai plot,” tulis Hanum Rais, Kamis (10/10).

“Di atas (adalah) berbagai opini yang beredar terkait hits siang ini. Tidak banyak yang benar-benar serius menanggapi. Mungkin karena terlalu banyak hoax-framing yang selama ini terjadi,” tambahnya.

Namun, tak lama setelah kicauan tersebut viral di jagat maya, Hanum Rais kembali muncul dengan kata “kehapus”. Tidak sedikit warganet kemudian menyebut konfirmasi itu omong kosong, tidak masuk akal.

Akun @narkosun, misalnya, menyebut kata “kehapus” itu mengindikasikan cara Hanum Rais menutupi kebohongannya.

“Kehapus itu artinya tak sengaja dihapus. Kok bisa, ya, cuitan kehapus? HP-nya kesenggol-senggol gitu, ya? Kebohongan yang satu digunakan untuk menutupi kebohongan yang lain.”

Klarifikasi pun berlanjut di sisi Hanum. Bahwa sejatinya ia hanya berusaha menunjukkan keprihatinan atas berita yang tengah ramai jadi pergunjingan. Sayangnya, publik telanjur menyalahartikannya.

“Melihat komentar online, Anda bisa mengecek juga, saya justru mengungkapkan keprihatinan mendalam karena masyarakat seapatis itu dan setidakpeduli itu. Ditambah dengan media yang terus memberi info salah/gegabah. Jelas kita menyesalkan yang terjadi. And we’re in the same boat: fighting violence!,” pungkasnya.

Dilaporkan

Berbekal kicauan Hanum Rais yang dinilai hoaks, Relawan Jam’iyyah Jokowi-Ma’ruf Amin berinisiatif melaporkan putri pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini ke Bareskrim Polri. Sang koordinator, Rody Asyadi, menyayangkan sikap Hanum sebagai figur publik yang berucap sembarangan.

“Banyak masyarakat yang sudah simpatik (dengan peristiwa penusukan Wiranto), tapi dia (Hanum) memberikan statement bahwa ini hanya rekayasa, settingan, hanya untuk menggelontorkan dana deradikalisasi,” ujar Rody di Bareskrim Polri, Jumat (11/10).

Ia juga menilai bahwa Hanum Rais bukan kali ini saja bertindak demikian. Sudah banyak kejadian yang melibatkan dirinya sebagai pelaku tanpa ada pertanggungjawaban atas kebenarannya.

Walau twit ‘settingan’-nya tidak menyebut secara spesifik kasus Wiranto di Pandeglang, Banten, namun bagi Rody, sudah sangat jelas tertera dalam frasa “berita hits”. Hal ini bisa dianggap merujuk ke insiden penusukan Wiranto tersebut.

Itu sebabnya, melalui kuasa hukumnya, Fery Afrizal, pihaknya menyebut Hanum Rais melanggar Pasal 28 Ayat 2 dan Pasal 45 Huruf a Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). [su/ko]

Baca juga: