UU Cipta Kerja Serap Tenaga Kerja Lebih Luas

UU Cipta Kerja Serap Tenaga Kerja Lebih Luas
©Yahoo News

Jika lapangan pekerjaan makin luas, makin banyak pula tenaga kerja yang terserap, yang berujung kepada berkurangnya angka pengangguran di Indonesia.

Nalar Politik – UU Cipta kerja yang telah disahkan menjadi angin segar. Terlebih Indonesia kini resmi masuk ke jurang resesi ekonomi.

“Apa pun reaksi negatif dari mereka yang menentang, kehadiran UU Cipta Kerja adalah angin segar bagi pemulihan dan reformasi perekonomian nasional,” jelas Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu melalui ulasannya di BeritaSatu.

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih saja belum membaik. Ini mengakibatkan banyaknya perusahaan gulung tikar dan melakukan PHK kepada karyawannya.

Data dari Kementerian Ketenagakerjaan per April 2020 menunjukkan sebanyak 2.084.593 pekerja dari 116.370 perusahaan dirumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Sedangkan dari sisi pengusaha, tercatat 39,4 persen usaha terhenti, dan 57,1 persen usaha mengalami penurunan produksi. Hanya 3,5 persen yang tidak terdampak (Kumparan).

Untungnya langkah cepat pemerintah mengesahkan UU Cipta Kerja sudah dilakukan. Langkah ini dibutuhkan untuk menarik berbagai macam kesempatan demi memperbaiki kondisi di Indonesia.

“Tanpa kehadiran UU Cipta Kerja, bangsa ini sulit ke mana-mana dan kita hanya bisa mengeluh, mengapa lapangan kerja di negeri ini minim.”

Berkat segala kebijakan dari UU Cipta Kerja, dari perusahaan besar hingga UMKM bisa bertahan dan terus berkembang. Berkembangnya usaha-usaha di Indonesia inilah yang kelak memberikan kesempatan untuk menyerap tenaga kerja lebih banyak dan luas.

Akibatnya, lapangan pekerjaan bukan hanya di kota, tapi juga bisa merata sampai ke desa.

Jika lapangan pekerjaan makin luas, makin banyak pula tenaga kerja yang terserap, yang berujung kepada berkurangnya angka pengangguran di Indonesia. Hal ini berarti kesejahteraan masyarakat Indonesia juga terbantu dan menuju ke arah lebih baik.

“Angka pengangguran yang terus membengkak dan angkatan kerja yang terus meningkat membutuhkan lapangan pekerjaan. Lapangan pekerjaan tidak ada jika tidak ada investasi. Investasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan.”

Semua berkat telah disahkannya UU Cipta Kerja, yang memiliki manfaat dalam berbagai bidang.

    Redaksi
    Latest posts by Redaksi (see all)