X Seruan Kata Hati

Rakusmu tak mengenal batas
Menggenggam banyak, tanpa makna, tanpa kasih
Namun setiap cinta yang kau renggut
Meninggalkan jejak luka dalam setiap nafas

Kutukan jatuh, meski kau tak sadar
Bahwa setiap hati yang kau hancurkan
Akan menjadi bayangan gelap yang menghantui
Dalam setiap langkahmu, dalam setiap malam sunyi

Kau yang rakus laki-laki, tak pernah puas
Menggenggam banyak, namun kehilangan esensi
Cinta sejati tak bisa kau raih
Dalam kerakusan, kau kehilangan jati diri

Semesta mencatat setiap perbuatan
Dalam keadilan yang tak pernah lelah
Kau akan merasakan sakit yang sama
Dari hati-hati yang kau buat terluka

Kutukan ini adalah bayang-bayangmu
Mengikuti setiap langkah, setiap detik waktu
Sampai kau belajar arti dari kesetiaan
Dan meninggalkan kerakusan dalam cinta yang fana

Di balik semua ini, ada pelajaran tersembunyi
Bahwa cinta bukan tentang jumlah, tapi tentang hati
Semoga kau sadari sebelum terlambat
Bahwa rakus hanya membawa kesepian yang mendalam

Kutukan kau yang rakus laki-laki
Adalah karma yang tak bisa dihindari
Semoga suatu hari kau temukan jalan kembali
Menuju cinta yang tulus, yang sejati, yang abadi

Gubuk Sunda, (02/24)

Bisnis Bibir Lipstik Tebal (lX/X)

Kau punya bibir lipstik tebal
Pantat besar, menarik pandangan
Di depan pejabat kau menjual harga diri
Menggadaikan martabat demi rupiah dan pujian

Kau berdiri dengan senyum penuh pesona
Menghiasi bibir merahmu dengan janji
Namun di balik gemerlapnya dunia
Tersimpan cerita tentang harga diri yang kau khianati

Di meja-meja mewah dan ruangan berkelas
Kau tawarkan diri dengan elegan
Menggoda para pejabat dengan daya tarik
Menggadaikan cinta dan kejujuran untuk harta

Lipstik tebal dan pantat besar jadi senjata
Menarik perhatian, memikat hati yang berkuasa
Namun di balik semua itu, ada jiwa yang terluka
Mengorbankan kebebasan untuk kehidupan yang fana

Bisnis yang kau jalani, penuh tipu daya
Menghiasi hidupmu dengan kemewahan semu
Namun di balik senyuman dan tawa
Ada hati yang sepi, merindukan kebahagiaan yang tulus

Kau pikir dunia bisa dibeli
Dengan penampilan dan daya tarik fisik
Namun cinta dan martabat tak bisa digadai
Dalam bisnis yang penuh dengan kepalsuan

Suatu hari nanti, kau akan sadar
Bahwa semua ini hanyalah ilusi
Kemewahan dan harta yang kau kumpulkan
Tak bisa menggantikan nilai diri yang sejati

Bibir lipstik tebal dan pantat besar
Tak akan selamanya memikat
Ketika waktu terus berjalan, keindahan memudar
Dan yang tersisa hanyalah penyesalan di hati

Semoga kau temukan jalan yang benar
Meninggalkan bisnis yang menghancurkan harga diri
Dan menemukan kebahagiaan yang sejati
Dalam cinta yang tulus dan martabat yang abadi

Gubuk Sunda, (01/24)

Doa Spontan Kepada Allah (X/X)

Ya Allah, dalam keheningan malam ini
Aku datang dengan hati yang penuh luka
Kuserahkan segala rasa perih dan pedih ini
Kepada-Mu, Tuhan, yang Maha Mendengar dan Maha Kuasa

Dalam kesendirian, kuangkat doa ini
Memohon keadilan dari takdir yang Kau gariskan
Tuhan, Engkau tahu segala yang tersembunyi
Segala perbuatan dan niat yang disembunyikan

Tolong, berikan hukuman yang setimpal
Bagi dia yang telah berbuat zalim
Yang telah menyakiti tanpa belas kasihan
Menyisakan hati yang remuk dan hancur

Engkau yang Maha Adil, tak pernah tidur
Engkau yang melihat semua yang terjadi
Hukuman-Mu adalah keadilan yang tak terbantahkan
Setimpal dengan segala kelakuan yang dia lakukan

Aku hanya manusia yang lemah, penuh dosa
Tak mampu membalas dengan tangan sendiri
Maka ku serahkan ini semua pada-Mu, ya Allah
Karena hanya Engkau yang berhak mengadili

Bimbinglah aku untuk tetap kuat dalam cobaan
Untuk tetap tegar meski hati ini terluka
Dan tunjukkan keadilan-Mu dalam setiap langkah
Agar aku tahu, bahwa Engkau tak pernah meninggalkan hamba-Mu

Ya Allah, dalam doa yang penuh harap ini
Aku berserah pada kehendak-Mu yang suci
Biarkanlah segala perbuatan menemukan balasannya
Dan aku menemukan ketenangan dalam keadilan-Mu yang abadi

Amin.

Gubuk Sunda, (30/24)

Mr. Kakiabuu
Latest posts by Mr. Kakiabuu (see all)