Radikalisasi Anak Muda

Radikalisasi Anak Muda
Ilustrasi: Salni Setiadi /Beritagar.id

Nalar WargaAnak muda adalah kelompok usia yang sangat rentan. Mereka mudah sekali terbujuk oleh rayuan ideologi radikal. Dalam situasi di mana para orang tua gagal mewariskan nilai yang meyakinkan kepada mereka, rayuan ideologi radikal adalah angin surga.

Ideologi radikal bersumber dari agama dan nasionalisme yang dipahami secara sempit. Yang muncul kemudian adalah agama dan nasionalisme yang sangat terobsesi dengan keseragaman.

Siapa pun yang dipandang menantang obsesi itu akan disingkirkan. Mereka memandang kebhinekaan sebagai ancaman.

Sayangnya, pemerintah Indonesia masih terlihat anteng-anteng saja. Menteri Pemuda dan Olahraga belum pernah terdengar berpidato mengenai masalah ini. Secara keseluruhan, bahkan, pemerintah kita belum mempunyai rencana aksi yang jelas. Semua tampak serba mendadak.

Jika tidak diambil langkah strategis sesegara mungkin, saya cukup yakin Sumpah Pemuda 1928 akan dilupakan. Kalau hal ini sudah terjadi, Indonesia yang berbhineka tunggal ika hanya tinggal impian. Proses menuju tahap itu sedang berlangsung jelas dan nyata di hadapan kita.

*Amin Mudzakkir

___________________

Artikel Terkait:
    Warganet