Aksi Sosial PSI

Aksi Sosial PSI
©PSI

Entah bagaimana semangat solidaritas dalam aksi sosial PSI itu tumbuh di diri para aktivisnya.

Nalar Warga – Sejak pandemi Covid-19 merebak dan mengganggu alur ekonomi warga, nyaris tiap hari saya menerima kabar tentang kader-kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menggalang dan menyalurkan bantuan pada kelompok-kelompok paling rentan di pelbagai penjuru tanah air.

Macam-macam bentuknya. Ada aksi pembagian makanan jadi. Ada inisiatif penggalangan dana yang kemudian dipakai untuk membeli masker dan hand sanitizer untuk diberikan pada pengemudi ojek online. Mereka bergerak malam-malam memindahkan warga kota yang kehilangan tempat tinggal ke tempat yang layak.

Sejumlah anggota DPRD daerah menyerahkan gajinya untuk orang miskin.

Mereka juga mendistribusikan tempat-tempat cuci tangan dan sabun ke pinggir-pinggir jalan padat. Ada aksi pembagian makanan dan alat pelindung kesehatan pada aparat pengaman dan tenaga medis. Jika terus ditelusuri, daftar aksi sosial partai berlambang bunga ini akan kian panjang.

Semua itu berlangsung secara serempak di pelbagai wilayah tanah air. Suatu aksi solidaritas kolosal dari sebuah partai baru. Dan itu berlangsung berhari-hari sejak awal wabah sampai hari ini.

Saya tidak menemukan aksi semasif dan sekonsisten ini dari partai mana pun di Indonesia.

Yang menarik adalah bahwa aksi solidaritas kader-kader PSI ini lebih banyak muncul sebagai sebuah inisiatif mandiri dari para kadernya. Mungkin ada koordinasi atau inisiatif lembaga, tapi konsistensi dan luasnya jangkauan aksi sosial PSI itu justru menunjukkan bahwa lebih dominan inisiatif mandiri dari para kader ketimbang instruksi terpusat.

Ada semangat yang melekat pada kader-kader mereka untuk terus peduli pada sesama melalui tindakan konkret di lapangan. Entah bagaimana semangat solidaritas itu tumbuh dalam diri para aktivis PSI.

Sebagai sebuah partai baru yang tiba-tiba memantik perhatian publik, PSI tak henti-hentinya diterpa kritik. Bahkan aksi sosial mereka pun tak luput dari cibiran.

Saya memilih mengapresiasi kawan-kawan muda PSI ini. Terima kasih banyak.

*Saidiman Ahmad

Baca juga: