Angkat Adiknya Jadi Komisaris BUMD, Gubernur Sulbar Melanggar UU Pemda

Angkat Adiknya Jadi Komisaris BUMD, Gubernur Sulbar Melanggar UU Pemda
Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.

Nalar PolitikPraktisi hukum asal Sulawesi Barat (Sulbar), Hatta Kainang, SH., menilai Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) telah melakukan pelanggaran keras. ABM dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (UU Pemda) karena mengangkat adiknya, Andi Ibrahim Masdar (AIM), yang juga merupakan Bupati Polewali Mandar (Polman) periode 2014-2019, sebagai Komisaris BUMD.

Hal tersebut disampaikan Hatta Kainang pasca keluarnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar terkait pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sulawesi Barat tertanggal 16 Oktober 2017.

“SK Gubernur terkait pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris BUMD Sulbar melanggar undang-undang, mengingat dalam SK memasukkan dua nama bupati, yakni Agus Ambo Jiwa (Bupati Mamuju Utara) dan Andi Ibrahim Masdar (Bupati Polman),” terang Hatta Kainang seperti dilansir menit7.com, Minggu (22/10/2017).

Tentu saja, ABM memang melanggar UU tentang Pemda ini sebab di dalam Pasal 76 UU Nomor 23 Tahun 2014 tersebut telah secara jelas menyatakan bahwa Kepala Daerah dilarang menduduki jabatan Direksi, Komisaris, baik  Swasta maupun BUMD.

Hal yang sama juga tersurat jelas dalam Pasal 77 UU tentang Pemda tersebut. Bahkan, di dalamnya mengatur-serta sanksi-sanksi pelanggarannya sebab akan berdampak pada proses berjalannya Perusahaan Daerah (Perusda) atau BUMD sendiri.

Karena itu, Hatta Kainang meminta secara tegas kepada Gubernur Sulbar untuk menjelaskan ini seterang-seterangnya.

“Yang jelas, Gubernur Sulbar melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda. Kami minta penjelasan resmi kenapa hal itu bisa terjadi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons balik dari pihak Pemerintah Daerah terkait SK tersebut, juga alasan tentang mengapa pihaknya mengangkat dua bupati ke jajaran komisaris BUMD.

___________________

Artikel Terkait:

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi
    Share!