Ascending Triangle di US Dollar vs Japanese Yen

Ascending Triangle di US Dollar vs Japanese Yen
©Trading View

Market News – Pola Ascending Triangle mirip dengan Symmetrical Triangle. Yang membedakan hanyalah trendline atasnya; AT menggunakan garis resistance horizontal, sedangkan ST wajib simetris.

Berkebalikan dari Descending Triangle, Ascending Triangle umumnya bersifat bullish. Ia muncul sebagai pola lanjutan dalam uptrend.

Contoh terbaiknya bisa Anda lihat di grafik US Dollar vs Japanese Yen (USDJPY) hari ini.

Dalam pola itu, buyer tampak sedikit lebih banyak daripada seller. Kondisi pasar berada di titik jenuh (overbought) dan harga terlihat mulai menurun.

Tetapi jangan khawatir, sebab trendline bawah merupakan resistance terkuat. Selama penurunan harga membentuk higher low, atau menyentuh trendline (titik D), di situ Anda bisa berspekulasi BUY.

Saat nanti harga benar-benar break out dari garis horizontal, tidak ada alasan lagi untuk tidak all in.

Target price bisa Anda ambil berdasar ukuran terluas dari Ascending Triangle, yakni dari titik A ke B. Copy dan paste-kan tepat di titik penembusan nantinya.

Biar lebih praktis, gunakan fitur bar pattern yang ada di aplikasi Trading View. Tarik garis dari titik A ke B, atur ke mirrored style, lalu tempatkan tepat titik penembusan (lihat gambar).

Baca juga:

Untuk stop loss, Anda bisa menetapkannya di bawah titik D. Anda juga bisa langsung cut loss ketika harga ternyata tutup di bawah trendline.

Selamat berdagang di pekan depan. Tetap waspada dan jangan gegabah.

Catatan: penembusan harga naik harus terjadi di kisaran 66 persen dari pola. Jika penembusan terjadi di puncak segitiga, itu bukan sinyal masuk yang valid; penembusan yang kurang momentum dan memiliki kecenderungan gagal.

    Swing Man