Berdamai dan Bersahabatlah dengan Keberagaman

Berdamai dan Bersahabatlah dengan Keberagaman
PressFrom

Nalar WargaHari ini, pemerintah Sri Lanka menetapkan National Thowheeth Jama’ath (Jamaah Tauhid Nasional) sebagai kelompok islamis radikal yang bertanggung jawab atas rangkaian teror bom bunuh diri yang merenggut hampir 300 nyawa di Minggu Paskah.

Siapa pun para pelaku pengecut dan apa pun alasan yang mereka gunakan untuk meneror, harusnya kita semua mengecamnya, sama ketika kita bersama-sama mesti mengutuk teroris pelaku penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand, yang menghilangkan 50 nyawa umat Islam.

Jika kita dengan sangat bersimpati dan bersolidaritas terhadap para korban, keluarga, dan umat Islam di NZ yang menjadi sasaran teror, maka seharusnya sikap dan aksi yang sama juga kita semua tujukan kepada Sri Lanka.

Diam atas kejahatan-kejahatan sangat keji lantaran para pelakunya seiman, maka sejatinya kita makhluk-makhluk pengidap penyakit busuk.

Jangan-jangan kebusukan itu tidak disadari tengah menebal dan menjalar dalam diri sehingga menyebabkan kita tidak bisa lagi memandang sesama manusia sebagai setara untuk dihormati, dilindungi, dan mendapat hak-hak asasinya, apa pun keberagaman identitasnya?

Atau kita tidak mau berkaca pada ketulusan Jacinda Ardern dan warga NZ non-Muslim yang bersolidaritas berbagi bahu kepada umat Islam yang saat itu berkabung dan trauma?

Jika bau busuk itu mulai menodai jiwa, mari pelan-pelan buang penyakit itu. Berdamai dan bersahabatlah dengan keberagaman jika kita percaya Tuhan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

#PrayforSriLanka

*Kabar Sejuk

Netizen NP
Pengguna media sosial | Warganet