Beri Selamat ke Ridwal Kamil, Gerindra Nilai PKS Nodai Etika Koalisi

Beri Selamat ke Ridwal Kamil, Gerindra Nilai PKS Nodai Etika Koalisi
Ridwan Kamil & Prabowo Subianto (Foto: NET)

Nalar PolitikKetua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadi, menilai PKS telah menodai etika koalisi. Hal tersebut lantaran PKS memberi selamat kepada pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang memang secara hitung cepat jadi pemenang Pilkada Jawa Barat 2018.

“Saya kadang-kadang bingung kenapa harus seperti itu. Kenapa nggak menunggu hasil resmi saja. Jangan seperti orang yang takut ketinggalan kereta, gitu loh. Biasakan etika koalisi dijaga. Saling hormati,” katanya.

Ucapan selamat PKS ke Ridwan Kamil dan pasangannya itupun sangat disayangkan. Meski itu adalah hak PKS, tetapi tidak bisa menurut etika koalis yang sudah mereka bangun bersama.

“Itu membuat Gerindra Jawa Barat justru menyayangkan. Karena dari awal kita bersama-sama. Menetapkan kandidat, menetapkan program dan sosialisasi, kemudian melaksanakan evaluasi dan monitoring bersama-sama. Idealnya, pengumuman pun bersama-sama. Secara etika, saya menyayangkan sikap PKS seperti itu.”

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengakui kemenangan Ridwan Kamil berdasar hasil hitung cepat C1 PKS. Ia pun mengucapkan selamat kepadanya sebagai sikap kesatria mengakui ketangguhan lawan.

“Saya pikir kita harus kesatria. Kader sudah bekerja keras, relawan luar biasa, tapi hasilnya memang Kang Emil lebih tinggi. Kita harus ucapkan selamat. Di politik, biasa menang-kalah,” ujar Mardani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

___________________

Artikel Terkait: