Ciri Negara Maju: Tidak Sibuk Urusi Pribadi Warga

Ciri Negara Maju: Tidak Sibuk Urusi Pribadi Warga
Kebebasan Individu (ilustrasi: realmomentum.org)

Nalar PolitikSalah satu ciri utama negara maju adalah tidak sibuk mengurusi urusan pribadi orang lain. Ia tidak sibuk pada urusan pribadi individu warga-warganya.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Saidiman Ahmad, peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) via akun Twitter-nya @saidiman.

“Urusan pribadi itu mencakup selera makan, cara tidur, ritual sebelum masuk kamar mandi, keyakinan agama, cara belanja, orientasi seksual, penulis pujaan, pilihan musik, dan seterusnya.”

Dan, jika diperhatikan, hampir semua negara-negara maju yang ada hari ini punya kemiripan satu sama lain. Mereka sama dalam hal wilayah intervensi negara atas kehidupan warga-warganya.

“Kenapa kita tidak langsung meniru saja apa yang negara maju sudah lakukan? Mereka sudah terbukti maju, kok,” lanjut alumnus Public Policy Australian National University itu.

Memang, di tengah persoalan bangsa yang rumit dan bertumpuk-tumpuk ini, tambah Saidiman, masih ada saja orang-orang yang gemar memaksa negara untuk mengintervensi urusan pribadi orang lain. Bahkan, jika negara dirasa tak sanggup melakukan itu, maka mereka (individu-individu) yang mengambil alih peran pengintervensian.

“Masih ada aja orang yang intervensi urusan ranjang orang lain. Sumpah, hamba bingung,” pungkasnya.

Sebagai warga negara yang bernaung dalam sistem demokrasi seperti Indonesia ini, sudah selayaklah jika seruan untuk tidak ikut mencampuri urusan orang lain kita dengungkan terus. Bahwa negara, yang secara prinsipil juga, menjamin tiap-tiap kebebasan warganya. Semua harus dijamin, baik pemikiran, tindakan, bahkan untuk urusan pilihan agama atau tidak beragama sekalipun.

___________________

Artikel Terkait:

    Redaksi

    Reporter Nalar Politik
    Redaksi