Covid-19 Turut Hantam Chelsea hingga Alami Kerugian Finansial

Covid-19 Turut Hantam Chelsea hingga Alami Kerugian Finansial
©Daily Star

Olahraga – Pandemi Covid-19 memang telah menjadi masa sulit bagi semua orang. Tak terkuali Chelsea FC, sebuah klub sepak bola raksasa asal Inggris, yang turut kena hantaman wabah hingga mengalami kerugian finansial.

“Komunitas di seluruh dunia telah menghadapi tantangan luar biasa dan banyak keluarga kehilangan orang yang mereka cintai. Baik klub dan Yayasan Chelsea termasuk staf, penggemar, dan masyarakat luas telah memainkan peran penting dalam mencoba meringankan beberapa kesulitan kelompok rentan dan keluarga yang terkena dampak pandemi,” tulis laporan strategis klub seperti terlansir Goal (30/12).

Sebelumnya Chelsea mengumumkan bahwa pihaknya mengalami kerugian finansial £145,6 juta setelah menghitung pajak tahunan sampai 30 Juni 2021. Angka ini kontras dengan laba £36,4 juta yang mereka catatkan di tahun sebelumnya.

Hal tersebut tentunya mencerminkan dampak finansial yang besar karena pandemi Covid-19. Ini memperlihatkan bahwa bahwa pandemi turut berdampak besar hingga memuku finansial The Blues setahun belakangan ini.

“Kehilangan pendapatan sebagai akibat dari sebagian besar pertandingan musim 2020/21 yang tergelar tanpa penonton serta penurunan laba dari penjualan pemain dan peningkatan amortisasi pemain.”

Meski omset keseluruhan klub meningkat dari £387,8 juta menjadi £416,8 juta karena meningkatnya pendapatan hasil dari lebih banyak pertandingan yang tersiarkan di televisi, pendapatan dari hari pertandingan menurun drastis dari £46 juta menjadi hanya £7,2 juta. Penyebab utamanya adalah karena tidak bisanya menjual tiket pertandingan akibat ditutupnya Stamford Bridge bagi suporter.

Chelsea FC PLC mendapat dukungan dari Fordstam Limited, sebuah perusahaan yang Roman Abramovich miliki, dalam pernyataannya menuliskan “perusahaan bergantung pada Fordstam Limited untuk dukungannya yang berkelanjutan” dan akan menjadi kasus untuk “masa depan yang dapat kita perkirakan”.

Baca juga:

Pernyataan tersebut juga mengklaim keuntungan dari perdagangan pemain £27,9 juta, turun secara signifikan dari £142,6 juta setahun sebelumnya, mengutip transfer Victor Moses ke Spartak Moskwa dan Nathan ke Atletico Mineiro pada tahun selain menerima biaya terutang “dalam kaitannya dengan sejumlah transfer sebelumnya”.

Sejak akhir Juni, Chelsea menghabiskan £109,7 juta lebih lanjut untuk transfer Romelu Lukaku dari Inter Milan dan Marcus Bettinelli. Juga peminjaman gelandang Saul Niguez dari Atletico Madrid tetapi melaporkan pendapatan £103,7 juta yang datang dari hasil melepas 13 pemain.

Laporan tersebut juga merinci dukungan yang Chelsea berikan kepada area lokal sejak pandemi. Chelsea menyatakan bahwa mereka telah membantu memberikan lebih dari 7.000 suntikan Pfizer Covid-19 kepada penduduk setempat selama serangkaian pusat vaksinasi di Stamford Bridge.