Dakwah Itu Menyampaikan Kebenaran

Dakwah Itu Menyampaikan Kebenaran
Ilustrasi: Dakwah

Nalar WargaMeski pahit, tidak enak dikeluarkan, membuat kita dimusuhi orang, kebenaran harus disampaikan melalui dakwah. Kalau menyangkut penguasa, menyampaikan kebenaran bisa berisiko dipenjara, atau bahkan dibunuh.

Tapi, sekali lagi, kebenaran harus disampaikan. Maka, seorang pendakwah tidak boleh takut, tidak boleh mundur dalam menyampaikan kebenaran.

Tapi ingat, hal terpenting pada dakwah itu adalah menyampaikan kebenaran. KEBENARAN. Yang terpenting bukan berani menyampaikan. Bukan tidak takut masuk penjara. Bukan suara yang menggelegar. Juga bukan kecerdikan menyusun kata. Bukan. Tapi kebenaran.

Kebenaran itu basisnya fakta. Fakta yang terkonfirmasi. Bukan desas desus, bukan gosip, juga bukan persepsi. Fakta yang ada bukti nyatanya. Itu yang disampaikan. Sikap yang diambil adalah sikap berdasarkan fakta itu. Kritik dilakukan berdasar fakta.

Itu namanya menyampaikan kebenaran. Itulah fakta.

Kalau ada orang mengritik, tapi basisnya bukan fakta, itu bukan dakwah, tapi fitnah. Kalau ada yang bicara keras berbasis pada gosip, itu bukan dakwah, tapi provokasi.

Lebih parah lagi, bila gosip, desas-desus yang disebar itu menyangkut sesama muslim. Itu sama sekali bukan dakwah. Muslim yang bukan komunis, dituduh komunis tanpa bukti. Itu fitnah yang keji. Yang menyampaikannya tak layak disebut da’i. Meski ia bicara di mimbar masjid yang suci. Meski ia mengutip ayat-ayat suci.

Islam tidak mengajarkan umatnya untuk anti pemerintah. Islam hanya mengajarkan untuk tidak menjadi kacung pemerintah yang zalim. Bila pemerintah tidak zalim, maka wajib bagi kita untuk mematuhinya.

Jangan gampang menuduh pemerintah zalim. Tuduhan itu harus dipertanggungjawabkan. Bila basisnya bukan kebenaran, maka itu adalah tuduhan palsu. Para penuduh tanpa bukti adalah pendusta agama.

Ada orang-orang berbaju da’i, mengutip ayat suci. Apa pun bajunya, berapa pun fasihnya, sebanyak apa pun hafalannya, kalau tidak menyampaikan kebenaran, jangan dengarkan.

*Kang H Idea

___________________

Artikel Terkait:
    Warganet