Di Balik Kertas dan Pena

Di Balik Kertas dan Pena
©Nenobais

Tentang apalagi yang akan kutuliskan?
Terlalu banyak bayang-bayang pena yang menggores di pikiranku
Sejak saat itu ketika aku kehilangan sayap
Kurasa dunia hanyalah fatamorgana

Tapi di balik fatamorgana itu
Ada sayap-sayap yang masih setia mengganti
Menjadi manifestasi yang lebih indah lagi
Surat dari sobat nan jauh di sana

Dulu masih kuingat malam selalu membuat cerita
Karena malam adalah saat yang paling sunyi
Di mana jangkrik bisa bernyanyi puas
Kodok saling bersahutan memanggil hujan

Dongeng para anak-anak mulai diceritakan oleh orang tuanya
Burung yang meringkuk bersembunyi di balik pepohonan
Semilir angin yang menyapu lembut kulit setiap insan yang menantinya
Para remaja yang sedang berbagi cerita di gubuk reot itu
Para kakek yang begadang menanti malam di bulan Ramadan
Semua cerita itu terbungkus rapi dalam kotak pikiranku

Pesan

“Aku hanya menumbuhkan semangat
Agar berbuah kesuksesan
Dengan menjadikanmu aktor kisah pejuang pena
Keberhasilan penamu adalah madu
Penyembuh sakit yang disebabkan wabah putus asa, kawan”

Hatiku terguncah melihat pesannya
Sungguh pikiranku melankolis
Terbang menuju masa-masa aku bersamanya

Buku bacaan yang biasa kubaca dengannya
Masih kuingat berserakan di lantai asrama kami
Kami selalu ketiduran dengan buku-buku itu’
Seakan-akan buku itu adalah teman tidur kami
Yang menceritakan dongen di dalam mimpi kami

Senandung

“Diri ini akan terus bersemayam di ambang kesuksesanmu
Biji mata ini sudah tak sabar untuk menyaksikan kemilau namamu
Gerbang kalbu akan senantiasa menerima namamu
Untuk kujunjung setinggi langit di sepertiga malamku”

Aku hanya terkatup
Kuharap burung menyampaikan salamku pada Tuhan
Dengan iringan lonceng penjaga langit
Kuketuk pintu langit dengan mantra
Agar semua doaku dan doanya menjadi satu padu
Menjadi penghangat tubuh ketika malam menyergap
Penyejuk hati ketika oase tak lagi kudapat

Hanya curahan tulusmu
Mengalir dari puncak bukit Govardana
Menuju sungai Gangga

Semoga orang-orang menikmati cerita kita
Agar kita ceritakan dongen yang lebih panjang lagi
Sampai kemudian mereka tertidur pulas mendengarnya
Salam dari balik cerita penaku

Moch. Syauqi Mudzakkir Billah
Latest posts by Moch. Syauqi Mudzakkir Billah (see all)