Gagalnya Modernisasi

Gagalnya Modernisasi
Ilustrasi: 2.bp.blogspot.com

Nalar Warga – Dunia hari ini adalah pemakaman bagi teori-teori modernisasi. Jika bukan semua, maka sebagian besar ramalan-ramalannya tidak terbukti. Manusia modern hanya ada dalam mimpi.

Kenyataannya adalah sebaliknya. Alih-alih mengantarkan manusia menuju humanisme universal yang dicita-citakan, modernisasi justru membentengi manusia dalam sekat-sekat partikular. Manusia hari ini lebih suka menyebut dirinya sebagai bagian dari komunitas kultural tertentu daripada bagian dari kemanusiaan.

Ironisnya, kegagalan terjadi justru di kalangan yang menyebut dirinya modern. Ikatan-ikatan primordial malah menguat di tengah masyarakat urban. Sekarang mereka terlihat sibut menghubungkan diri dengan komunitas-komunitas keagamaan.

Akan tetapi, gejala ini tidak perlu diratapi. Sesungguhnya para kritikus teori-teori modernitas telah mengingatkan hal ini sejak lama, meski pembuktian empirisnya baru terlihat saat ini. Bahwa yang tidak berakar pada tradisi akan mentok sendiri.

Pertanyaannya, kalau modernisasi gagal, apa alternatifnya? Apakah kita akan menyerah begitu saja pada proses sosial yang semakin menggiring kita ke benteng-benteng primordial? Atau adakah jenis lainnya di luar apa yang berjalan sekarang?

Menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut terasa telalu mewah di era media sosial ketika semua masalah hanya dijawab dengan boikot-boikotan.

*Amin Mudzakkir

___________________

Artikel Terkait:

    Warganet

    Pengguna media sosial
    Warganet

    Latest posts by Warganet (see all)