Geruduk DPR RI, Rian Ernest: PSI Serius Lawan Korupsi

Geruduk DPR RI, Rian Ernest: PSI Serius Lawan Korupsi
Rian Ernest, Caleg DPR RI Dapil DKI 1 Jakarta Timur

Nalar PolitikPartai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menunjukkan keseriusannya untuk lawan korupsi. Itu ditunjukkan melalui aksi geruduk gedung DPR RI (7/12) dalam rangka Bersih-Bersih DPR.

Diterangkan politikus PSI Rian Ernest, partai besutan Grace Natalie ini ingin memastikan bahwa tidak ada wakil rakyat yang Senayan tersandung kasus korupsi. Semua harus bebas dan transparan.

“Kita harus pastikan betul bahwa wakil kita di Senayan sana benar-benar bebas dari praktik kejahatan luar biasa. Tidak boleh ada korupsi dan segala bentuk-bentuk pencurian hak warga di sana,” kata Rian, Sabtu (8/12).

Karena itu, menggeruduk gedung DPR, menurut Rian, adalah satu cara PSI untuk memastikan tujuan itu.

“Kami, atas nama rakyat Indonesia, datang dan meminta data seputar penggunaan anggaran mereka selama ini.”

Pihaknya juga mendesak pembuatan laporan kunjungan kerja, baik pada masa reses maupun di luar reses.

“PSI ingin melihat bagaimana informasi mengenai biaya yang digunakan selama penyusunan RUU untuk dibuka ke publik.”

Serius Lawan Korupsi

Caleg DPR RI Dapil DKI 1 Jakarta Timur ini sadar, banyak orang selama ini memberi stigma terhadap PSI. Upaya mereka melawan praktik korupsi di Tanah Air sering dianggap sebagai bentuk pencitraan semata.

“Mereka anggap kami pendatang baru yang sekadar cari muka belaka,” sesal Rian.

Tetapi Rian mengaku tidak mempermasalahkan. Baginya, kebanyakan orang memang menilai sesuatu karena ketidaktahuan.

“Mungkin pula karena trauma yang akut. Sehingga wajar jika PSI disama-ratakan dengan partai-partai lainnya.”

Rian menegaskan, meski dalam kondisi yang apes, keseriusan melawan korupsi tetap tidak  boleh surut. Ia memastikan bahwa tugasnya dan rekan-rekannya yang lain di PSI adalah memberi bukti, bukan sekadar janji.

“Mendatangi DPR, menuntut wakil rakyat agar bersih dan transparan, adalah satu bukti keseriusan kami lawan korupsi.”