Infrastruktur di Jawa Barat

Infrastruktur di Jawa Barat
Foto: Tempo

Nalar Warga – Kemarin saya melakukan perjalanan dari Tasikmalaya ke Langkaplancar, Jawa Barat. Ini adalah sebuah kecamatan yang sebelumnya masuk ke Kabupaten Ciamis, tetapi sekarang bergabung ke Kabupaten Pangandaran. Hingga Pamarican, jalanan lumayan bagus meski penuh tambalan.

Dari Pamarican hingga Langkaplancar, tepatnya Karangkamiri, jalanan na’udzubillah. Aspalnya rusak parah, meninggalkan bongkahan-bongkahan batu sebesar kepala bayi yang akan membuat ban mobilmu selip kalau turun hujan. Untungnya kemarin hari cukup terang meski berawan. Di sini kiri dan kanan, tebing lumayan curam.

Kami melewati area kebun karet Cikupa milik PTPN VIII. Sesungguhnya pemandangan sangat indah, tetapi jalanan yang rusak membuat kami lebih memperhatikan pantat dan pinggang yang kepegelan. Konon sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang transportasi menawarkan diri membangun jalanan yang merupakan jalur tembus ke Pangandaran, tetapi warga menolak. Tidak terlalu jelas alasannya.

Konon jalannya yang super rusak itu baru diperbaiki, tetapi tidak perlu menunggu setahun untuk rusak lagi. Di situ juga ada anggota DPRD yang selalu berkilah bahwa belum ada jatah anggaran untuk daerah sana. Warga setempat kelihatannya hanya pasrah.

Langkaplancar sendiri adalah kecamatan yang sangat luas. Jarak antara ujung satu ke ujung lainnya ditempuh dalam waktu 2 jam kalau naik sepeda motor. Oleh karena itu, sekarang berkembang tuntutan pemekaran kecamatan.

Kondisi seperti ini cukup umum di Jawa Barat. Infrastrukturnya sangat parah. Ironisnya di sepanjang jalan saya melihat spanduk para calon gubernur Jawa Barat tersenyum menyaksikan jalanan yang rusak pisan.

*Amin Mudzakkir

___________________

Artikel Terkait:
Warganet
Latest posts by Warganet (see all)