Kampus dan Pendidikan Kita

Kampus dan Pendidikan Kita
©University of St Andrews

Kampus merupakan tempat berkumpul dan beraktivitas masyarakat ilmiah yang di dalamnya ada proses pengembangan ilmu pengetahuan dengan macam model dan metode.

Di Indonesia, pendidikan merupakan sesuatu yang urgen. Karena pendidikan adalah usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tercatat dalam amanat konstitusi, yakni Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 3, Pasal 31 (3) dan (5). Olehnya itu, pendidikan terasa sangat penting dalam membangun peradaban umat manusia dan masa depan sebuah negara bangsa

Pada awal perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sampai yang kita lihat dan rasakan sekarang ini, berawal dari kemunculan dan keberadaan kampus sebagai tempat yang menjadi sumber dari proses perkembangan itu. Sebab ia adalah tempat untuk belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Dalam sejarah umat yang lebih khususnya (Islam), kampus yang juga disebut dengan universitas hadir di tengah perkembangan kehidupan umat manusia. Ia (universitas) pertama yang didirikan adalah Universitas Al-Azhar di Mesir. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kemudian memberikan sumbangsih besar terhadap peradaban umat manusia secara umum dalam berbagai bidang.

Kampus merupakan tempat berkumpul dan beraktivitas masyarakat ilmiah yang di dalamnya ada proses pengembangan ilmu pengetahuan dengan macam model dan metode. Ada mahasiswa dan dosen. Sehingga ia, dalam istilah saya, adalah institusi untuk menuju kesadaran manusia menuju kemanusiaannya.

Apa itu kampus? Menurut KBBI, ia adalah daerah lingkungan bangunan utama perguruan tinggi (universitas, akademi); tempat semua kegiatan belajar-mengajar dan administrasi berlangsung. Sedangkan menurut Wikipedia, kata “kampus” berasal dari bahasa latin, yaitu campus yang berarti lapangan luas, tegal.

Dalam pengertian modern, kampus berarti sebuah kompleks atau daerah tertutup yang merupakan kumpulan gedung-gedung universitas atau perguruan tinggi. Secara formal, ia merupakan lembaga pendidikan terakhir untuk mencari ilmu.

Di Indonesia, ia juga disebut dengan perguruan tinggi. Dan pada dasarnya, kampus atau perguruan tinggi memiliki fungsi yang sama seperti yang terdapat dalam Tri Darma Perguruan Tinggi: (1) Pendidikan, (2) Penelitian, (3) Pengabdian Masyarakat. Dengan tujuan untuk mengembangkan basis keilmuan dan mengaplikasikannya.

Peran Kampus

Sejatinya kampus dipahami sebagai tempat atau pusat (central) berkumpul masyarakat ilmiah atau akademisi demi mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai dengan keahlian masing-masing. Di mana dalamnya ada aktivitas mahasiswa-dosen. Mahasiswa mencari ilmu dengan melakukan kegiatan belajar. Sedangkan dosen mengembangkan ilmu dengan melakukan pengajaran-penelitan.

Olehnya itu, keberadaan kampus sangat berperan penting terhadap keberlangsungan dunia pendidikan kita hari ini. Bahwa kemajuan dan kemunduran pendidikan kita tergantung perannya. Pendidikan sebagai sebuah jembatan untuk menuju proses pengembangan SDM. Sehingga antara dunia pendidikan dan keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat.

Tentu kita tahu bahwa Indonesia sekarang sedang fokus untuk mengembangkan SDM lewat berbagai macam usaha yang telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun lembaga/institusi pendidikan itu sendiri. Di Indonesia, terdapat kampus dengan total sekitar 3.500 buah (Kemenristekdikti, 2019).

Dengan menghadapi perkembangan zaman di era modern yang makin kompleks ini, kampus menjadi salah satu tempat yang telah siap untuk menghadapi fenomena serta fakta hari ini. Bahkan di sana, kita bisa menatap masa depan dengan mengembangkan kualitas pendidikan.

Sebab, berdasarkan Education Index yang dikeluarkan oleh Human Development Reports pada 2017, Indonesia ada di posisi ketujuh di ASEAN dengan skor 0,622. Skor tertinggi diraih Singapura, yaitu sebesar 0,832. Peringkat kedua ditempati oleh Malaysia (0,719) dan disusul oleh Brunei Darussalam (0,704).

Pada posisi keempat, ada Thailand dan Filipina. Keduanya sama-sama memiliki skor 0,661. Angka tersebut dihitung menggunakan Mean Years of Schooling dan Expected Year of Schooling.

Ini menjadi persoalan dan pekerjaan rumah (PR) besar bagi kita, pemerintah, lembaga/institusi pendidikan di Indonesia untuk bekerja sama menyelesaikan kondisi pendididikan kita hari ini. Perlu ditegaskan bahwa perannya dan pendidikan harus menjadi solusi terbaik dalam mengahadapi tantangan ke depan.

Terakhir, yang ingin saya katakan pada kesempatan ini bahwa kalaupun Al-Azhar adalah tonggak dalam memberikan sumbangsih bagi kemajuan ilmu pengetahuan untuk umat manusia pada zamannya, maka kampus-kampus sekarang adalah harapan untuk melihat masa depan pendidikan umat secara umum di era sekarang yang penuh komerdernan. Kita harus optimis akan hal itu.

Baca juga:
Latest posts by Nardi Maruapey (see all)