Kejahatan Kerah Putih

Kejahatan Kerah Putih
©Pinterest

Apa solusi untuk mengatasi kejahatan kerah putih?

Nalar Warga – Untuk keluarnya anggaran proyek, harus ada rencana. Rencana harus dibuat secara akademis. Harus ada second opinion dari konsultan agar memastikan proyek itu objektif dan layak. Kemudian rencana itu harus dimintakan persetujuan dari kepala daerah.

Kepala daerah tidak bisa membuat keputusan tanpa persetujuan DPRD. Pembahasan anggaran dilakukan untuk check and balance. Setelah disetujui, proses terbuka dilakukan. Peserta tender harus mengikuti syarat pra-kualifikasi ketat. Pemenang tender adalah harga dan kualitas terbaik.

Secara prinsip, anggaran tidak boleh keluar tanpa ada prestasi. Singkatnya, cash on delivery. Kalau mengharuskan DP, maka harus ada counter jaminan. Sebelum dibayar, harus ada berita acara dari pihak terkait untuk memastikan proyek itu sudah selesai dengan standar prosedur yang ditetapkan oleh peraturan dan undang-undang yang berlaku. Bila semua sudah dipenuhi, keluarlah itu uang anggaran.

Jadi, sekilas memang tidak mudah untuk bisa merampok uang anggaran, atau menyalahgunakan anggaran. Proses dan prosedurnya sangat ketat.

Tetapi apakah benar bila semua prosedur dilalui, tidak ada korupsi? Justru di sinilah yang disebut oleh Hazel Croal terjadinya kejahatan kerah putih. Semua pihak terkait yang terlibat dari sejak perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, pencairan, pengawasan melakukan konspirasi atau persekongkolan dalam mekanisme TST (tahu sama tahu) untuk mencuri.

Secara normatif, semua berjalan sesuai mekanisme organisasi. Secara hukum tidak ada yang dilanggar. Karena didukung oleh dokumen yang legitimate. Tapi faktanya, harga barang atau nilai proyek tidak rasional. Perampokan terjadi secara legal!

Ketika Orde Baru jatuh, Indonesia menderita kerugian secara moneter yang sangat luar biasa. Karenanya, Indonesia terjebak dengan utang yang gigantik yang sampai kini masih kalian angsur itu utang.

Tetapi apakah Soeharto dipenjara? Para menteri Orde Baru dipenjara? Apakah anggota DPR/MPR yang mengesahkan APBN dan melegitimasi kekuasaan Soeharto dipenjara?

Apakah Golkar menjadi partai pendukung Soeharto dipenjara/dibubarkan? Apakah anggota BPK dipenjara? TIDAK. Karena semua dilakukan secara legitimate di bawah undang-undang dan peraturan.

Baca juga:

Banyak hasil audit BPK wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion). Akhirnya pejabatnya kena OTT KPK. Itu bukan berarti BPK tidak melakukan audit dengan benar, tetapi secara prosedur memang tidak ada yang salah.

Kenapa kena OTT? Itu kejahatan personal, bukan kejahatan sistem. Selagi pejabat ahli menjaga proses sesuai sistem dan smart menghindari OTT, maka semua akan selalu baik-baik saja. Walau 30 persen lebih anggaran raib entah ke mana. Itulah yang terjadi dalam sistem Negara Indonesia, termasuk yang ada pada anggaran DKI di era Anies Baswedan.

Apa solusi untuk mengatasi kejahatan kerah putih ini?

Tahun 2000, diperkenalkan sistem Good Governance Risk Management Compliance. Sebetulnya sistem ini sudah diterapkan Ahok di DKI. Di era Anies, diubah.

Sistem ini tidak hanya melihat dari sisi prosedural dan normatif saja, tetapi juga berkaitan dengan moral, etika yang dikunci melalui sistem IT.

Caranya? Menyatukan e-planning, e-budgeting, e-procurement dalam satu sistem yang transparan. Sehingga melalui web, siapa pun bisa melakukan audit terhadap suatu proyek ketika masuk dalam sistem administrasi paperless dan e-government. Pencegahan korupsi bekerja secara sistematis.

NOTE: Mungkin sebagian mengenal istilah white collar crime atau kejahatan kerah putih, kejahatan yang dilakukan orang berdasi dengan kemeja putih. Dia tidak menggunakan senjata atau pistol untuk melakukan kejahatan, tetapi menggunakan otak dan jabatan formalnya untuk merampok.

Hazel Croal yang mengenalkan istilah white collar crime dalam studinya tentang kejahatan dilakukan mereka yang terlibat langsung dalam kepemimpinan, proses pengambilan keputusan, sampai yang ikut ambil bagian dari proses itu, baik secara sendiri-sendiri maupun kelompok. Ujungnya adalah merampok uang.

*Salma Brecht

    Warganet

    Pengguna media sosial
    Warganet

    Latest posts by Warganet (see all)