Kekuatan Jokowi yang Tidak Prabowo Miliki

Kekuatan Jokowi yang Tidak Prabowo Miliki
Adu panco Jokowi vs Kaesang | YouTube

Nalar PolitikKekuatan Jokowi ternyata tidak berasal dari Megawati, NU, atau partai koalisi. Tetapi sumbernya, sebagaimana Peneliti LIPI Amin Mudzakkir ungkap, adalah keluarganya sendiri: anak-anaknya.

Memang, dalam beberapa kesempatan, Jokowi lebih sering tampil secara tiba-tiba dengan gaya yang begitu fenomenal. Mulai dari busana, seperti baju dan sepatu yang dipakainya, hingga ke wilayah gagasan di hadapan publik, segalanya tampak kekinian.

“Dari mana dia belajar semua ini?” mulai Amin.

Sebagai hal yang tidak biasa, Amin pastikan bahwa pilihan untuk sekadar memakai busana ala milenial itu tidak datang dari diri Jokowi sendiri. Demikian halnya dengan lontaran ide dalam berbagai kesempatannya berpidato di hadapan publik, seperti terlihat baru-baru ini di sebuah forum di mana Jokowi bicara tentang ancaman Thanos terhadap ekonomi dunia.

“Bagaimanapun, Jokowi hanya seorang lelaki Jawa biasa. Saya cukup yakin dia tidak mempunyai selera khusus dalam berbusana. Selain itu, saya juga tidak yakin usulan datang dari para pembantunya, orang-orang di sekitar istana.”

Mungkin saja kalangan terakhir itu paham apa yang seharusnya dipakai dan diucapkan Jokowi selaku Presiden RI. Tetapi mereka, nilai Amin, tidaklah cukup mengerti batas-batas kekuatan Jokowi, termasuk untuk sekadar biar tidak tampak norak di mata publik.

Amin pun mengungkap satu dugaan dari temannya bahwa kemungkinan besar Jokowi belajar ala milenial itu dari anak-anaknya, yakni Kaesang, Gibran, dan Kahiyang. Merekalah yang terus memberi tahu apa mode pakaian terbaru yang lagi hits tetapi pantas dikenakan oleh ayahnya.

“Saya membayangkan Jokowi manggut-manggut mendengar usulan anak-anaknya itu sambil makan malam atau apalah. Sementara itu, Ibu Iriana mungkin cuma senyum-senyum sembari berkomentar pendek: apik, apik.”

Dan jika dugaan itu benar, pasti Amin, maka kekuatan terbesar Jokowi berasal dari keluarganya sendiri: anak-anaknya.

“Lagi pula, kita tahu, keluarga inti Jokowi terlihat santai dengan kesibukannya sendiri-sendiri, tidak membebani Jokowi sebagai kepala keluarga. Ada yang dagang martabak, ada yang coba jualan keripik pisang; pokoknya tidak seperti anak-anak pejabat tinggi lainnya. Hal ini jelas sekali meringankan tugas Jokowi mengurus negara.”

Dengan keluarga yang sangat asyik seperti itu, lanjut Amin, tentu Presiden Jokowi akan sangat mudah mengalahkan lawan-lawan politiknya. Sebab, alih-alih membebani, keluarganya justru meringankan dan bahkan menjadi sumber kekuatan tersendiri, yang bahkan terbesar.

“Jadi, sumber kekuatan Jokowi bukan Megawati, NU, atau partai koalisi, tetapi keluarganya sendiri. Prabowo, lawannya di dua kali pemilu, jelas tidak memiliki itu.”