Kenapa Petroyuan Menguncangkan Washington?

Kenapa Petroyuan Menguncangkan Washington?
©Moderndiplomacy

Petroyuan akan menjadi hantaman kencang.

Nalar Warga – Cina mau membeli minyak dengan Yuan. Amerika seperti tersengat petir, panik, ramai dibicarakan. Kenapa begitu?

Saat ini USD menjadi mata uang cadangan devisa dunia yang paling besar. Cadangan devisa adalah mata uang asing yang dipegang bank sentral sebuah negara, digunakan untuk uang simpanan dan penyangga transaksi internasional negara tersebut.

Untuk mengerti masalah ini, perlu diketahui dulu, bagaimana USD bisa mencapai level setinggi itu?

Dulu, cara pembayaran perdagangan internasional yang paling disukai adalah dengan emas dan perak. Sewaktu Dinasti Qing, mereka maunya terima pembayaran dalam kedua logam itu.

Tetapi karena tidak fleksibel menggunakan logam, maka dipakai mata uang kertas, yang nilainya didukung dengan emas. Kita namanya GOLD STANDARD. Pemerintah yang mengeluarkan mata uang harus bisa mengganti mata uangnya ke emas dengan nilai tukar yang tetap.

Waktu Perang Dunia I berkecamuk di Eropa, negara-negara Eropa yang berperang kerepotan membiayai perang, emas tidak mencukupi, karena itulah mereka mencetak duit banyak-banyak tanpa didukung oleh persediaan emas. Mata uang pun mengalami depresiasi nilainya.

Pada waktu itu, posisi Amerika Serikat seperti posisi Cina kini, yaitu baru naik jadi negara dengan GDP paling besar, dan merupakan negara pengekspor utama. Negara-negara Eropa berperang, Amerika sibuk cari duit dengan mengekspor banyak produk ke Eropa, termasuk persenjataan.

Lalu negara Eropa mau bayar pakai apa produk-produk Amerika? Amerika gak mau terima mata uang Eropa, gak ada gunanya kertas itu. Eropa gak ada mata uang Amerika. Jadilah Eropa membayar produk-produk impor dengan emas. Mengalirlah Emas ke Amerika, membuatnya memiliki emas terbanyak.

Baca juga:

Kondisi ini berlangsung sampai Perang Dunia II, Eropa megap-megap emasnya sudah disedot Amerika. Gimana caranya supaya ekonomi Eropa pasca-perang bisa naik, dan ekspor Amerika terus melejit ke Eropa?

Amerika ada ide jitu, gimana kalian memakai USD saja sebagai patokan mata uang.

Jadilah disepakati, setiap mata uang Eropa dipatok ke USD, dan USD dipatok ke Emas. Berarti itu masih gold standard, cuma via proksi USD. Untuk dapat USD, Eropa menyerahkan emasnya ke Amerika, Amerika simpan dalam gudang yang dijaga ketat.

Kemudian Amerika juga bersikap baik pada Eropa, diberi bantuan Marshall Plan, pada dasarnya mengalirkan USD ke Eropa, yang bisa digunakan untuk mengimpor produk-produk Amerika sehingga ekonomi Eropa bisa jalan. Di sini kita lihat, USD terus keluar dari Amerika, bertambah terus di Eropa.

Dengan banyaknya USD di Eropa, mereka bisa menggunakannya untuk bertransaksi satu sama lain dengan uang tersebut. Jadilah USD mata uang transaksi internasional. Intinya adalah harus ada cara mengalirkan USD keluar Amerika.

Dengan mengucurkan USD keluar Amerika, artinya jumlah USD di luar makin banyak, makin bisa dipakai untuk transaksi. Tetapi karena perkembangan ekonomi dan perdagangan, tentu perlu lebih banyak lagi USD.

Gimana caranya terus mengaliran USD keluar Amerika?

Caranya adalah memekarkan peran Amerika di luar negeri, termasuk membuat perang sebanyak-banyaknya. Perang Korea, Amerika harus mencetak banyak uang untuk kebutuhan perang, untuk supply, Jepang kebagian rezeki. Amerika membeli produk-produk Jepang dengan USD.

Halaman selanjutnya >>>
    Warganet