Komisi Yudisial Bakal Pantau Sidang Eks Pimpinan DPRD Sulbar

Komisi Yudisial Bakal Pantau Sidang Eks Pimpinan DPRD Sulbar
Eks Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan | Merdeka.com

Nalar Politik Komisi Yudisial (KY) bakal melakukan pengawasan terhadap kasus dugaan korupsi yang menjerat 4 unsur mantan pimpinan DPRD Sulbar. Mereka adalah mantan Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara serta ketiga mantan wakilnya: Hamzah Hapati Hasan, Munandar Wijaya, Harun.

Langkah ini sebagi bentuk tanggung jawab Komisi Yudisial dalam mengemban tugas sebagaimana diatur dalam Pasal 20 ayat (1) huruf a UU No. 18 Tahun 2011.

Hal ini merupakan respons dari permintaan berbagai pihak, di antaranya lembaga Anti Corruption Commitee (ACC) dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. KY diminta untuk melakukan pengawasan di pengadilan Tidak Pidana Korupsi Mamuju.

ACC Sulawesi sendiri telah melayangkan surat permohonan pengawasan tersebut ke Komisi Yudisal beberapa waktu lalu.

“Surat permintaan laporannya sudah kami layangkan kemarin, Selasa,” kata direktur ACC Sulawesi, Abdul Muthalib.

Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Komisi Yudisial, Farid Wajdi, mengatakan pengawasan ini memang merupakan tindak lanjut dari permohonan.

“Kita merespons permohonan dari pihak Kejati Sulsel untuk melakukan pemantauan persidangan kasus dugaan korupsi di Mamuju,” ujarnya, Senin (13/8).

Pengawasan ini, lanjut Farid, dilakukan sejak persidangan pembuktian sampai hakim membacakan vonis terhadap terdakwa. Pemantauan yang dilakukan oleh Komisi Yudisial pun bukan pada substansi perkara, melainkan etika hakim.

“KY fokus pada etika hakim dalam mengelola perkara ini, baik perilaku dalam sidang maupun perilaku di luar sidang,” tambahnya.

Tidak menurup kemungkinan, sambung Farid, Komisi Yudisial juga akan melakukan pemantauan secara tertutup. Langkah ini berdasarkan hasil penilaian dari tim.

“Jika tim mengatakan bahwa kasus ini perlu diawasi secara tertutup, maka ini akan dilakukan,” tutupnya. (im)

_____________

Baca juga: