Larangan Sahur on the Road, Fahira Idris Kecam Ahok tapi Mingkem pada Sandiaga Uno

Larangan Sahur on the Road, Fahira Idris Kecam Ahok tapi Mingkem pada Sandiaga Uno
Ilustrasi: Humor Politik

Nalar PolitikDulu, saat Ahok (sebagai Gubernur DKI Jakarta) melarang Sahur on the Road, Fahira Idris tampil mengecam. Bahkan ia menantang siapa saja yang berani melarang agenda itu diselenggarakan.

“Siapa pun yang melarang kegiatan Sahur on the Road di wilayah Indonesia, akan berhadapan langsung dengan saya,” cuit Fahira, 16 Juni 2015 silam.

Kini, larangan yang sama terlontar dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Sandi mengaku bahwa Sahur on the Road hanya akan mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami imbau jangan lagi ada sahur on the road yang konvoi-konvoi. Itu mengganggu ketertiban masyarakat,” kata Sandi di Balai Kota, Selasa (15/5/2018).

Sweeping atau razia terhadap tempat hiburan pun dlarang tegas oleh Sandi.

“Tegas saja. Tidak boleh sweeping. Itu bukan tugasnya ormas. Ormas gunanya mendorong para masyarakat memasuki bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan ketagwaan,” ujarnya.

Terhadap pernyataan Sandiaga Uno ini, Fahira Indris yang merupakan anggota DPD DKI Jakarta itu pun tampak mingkem. Tak seperti pada Ahok, sikapnya atas Sandi sangat melemah.

Meski sejumlah netizen beramai-ramai meminta tanggapan Fahira Indris terkait larangan serupa yang kini dilalukan Sandiaga Uno, respons dari Fahira justru tak ada sama sekali. Bahkan ia memblokir akun-akun yang menanyai perihal itu.

“Jadi, Fahira Idris akan berhadapan dengan Sandiaga Uno? Kapan digelar?” tanya @fauherklots.

“Ditanya kok malah kena block? Berarti dibaca tapi gak mau dijawab?” lanjutnya.

Netizen lainnya pun tak direspons. Ada banyak sekali netizen yang menyentil Fahira di Twitter. Tapi respons dari yang bersangkutan sama saja, tidak dibalas, tidak ditanggapi.

Larangan Sahur on the Road, Fahira Idris Kecam Ahok tapi Mingkem pada Sandiaga Uno

___________________

Artikel Terkait: