Maaf Basi Dahnil Anzar Simanjuntak

Maaf Basi Dahnil Anzar Simanjuntak
Ilustrasi: Kang Hasan & Twit Dahnil

Dahnil Anzar Simanjuntak melayangkan permintaan maaf secara pribadi kepada seluruh pendukung Prabowo-Sandi. Pun terhadap para pendukung dan tim sukses 01, Jokowi-Ma’ruf, bila ada kata dan laku yang mengecewakan serta yang kurang berkenan di hati.

“Saya atas nama pribadi mohon maaf dengan sangat kepada seluruh pendukung Prabowo-Sandi bila ada kata dan laku yang mengecewakan. Pun, demikian dengan para pendukung dan timses 01 bila ada kata dan laku yang tak berkenan saya mohon maaf,” kicaunya.

Membaca itu, Hasanudin Abdurakhman malah menilainya sebagai “maaf basi”. Menurutnya, permintaan maaf Dahnil Anzar itu bukan lagi basa-basi, tetapi sudah basi dan membusuk.

“Minta maaf beginian, menurut saya, bukan lagi basa-basi, tapi basi yang busuk,” tulisnya.

Bukan tanpa sebab kenapa penulis yang akrab disapa Kang Hasan itu sampai menilai maaf Dahnil demikian. Karena, selama kampanye Pilpres 2019, Koordianator Juru Bicara BPN tersebut dianggap tidak sekali-dua kali lagi menyebar fitnah, memelintir fakta, menyesatkan orang, melainkan juga menampilkan begitu banyak kebodohan.

“Benar-benar bodoh!” tegas Kang Hasan.

“Untuk apa (meminta maaf)? Demi mengumpulkan suara untuk meraih dukungan. Kok tega? Bagi Dahnil, itu semacam pertarungan untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Kang Hasan menerka, kalau Prabowo menang, tentu Dahnil yang tadinya adalah dosen berpeluang besar jadi menteri. Dia dinilai akan meloncat beberapa tingkat dalam status sosial. Demi hal itulah, katanya, Dahnil rela melakukan berbagai kebusukan sekalipun.

“Kini kebusukan itu terbukti tidak menghasilkan apa-apa. Prabowo kalah, Dahnil tidak jadi menteri. Mungkin dia sedikit menyesal. Atau mungkin juga tidak. Twit ini (twit Dahnil) sekadar omong kosong untuk pencitraan saja.”

Ibarat kata, lanjut Kang Hasan, kalau orang sudah menginjak kaki orang lain keras-keras, dengan sengaja, lalu minta maaf, maka permintaan maafnya menjadi bermakna ta*. [fb]