Mahasiswa dan Tekad Kebangsaan

Mahasiswa dan Tekad Kebangsaan
Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Romli Muallim

Harapannya, sumpah dan tekad kebangsaan mahasiswa yang terselenggara mampu memberikan semangat kepada pemuda dan kaum intelektual.

Perjuangan bangsa Indonesia yang cukup panjang telah memberikan cerminan luhur nenek moyang dari zaman ke zaman. Baik yang tersurat maupun yang terjangkau dalam kurun waktu sebelum atau sesudah proklamasi kemerdekaan.

Nilai-nilai luhur perjuangan bangsa Indonesia menyertakan tekad menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini berlaku secara berkesinambungan dan bersungguh-sungguh.

Dalam rangka mempertahankan kedaulatan dan kerukunan, kita membutuhkan sebuah tekad dan semangat para kaum intelektual bangsa. Dalam hal ini, adalah mahasiswa.

Kedaulatan dan kerukunan NKRI sudah sepantasnya untuk kita jaga bersama. Mengingat akhir-akhir ini bangsa kita selalu kedatangan “tamu tak tak diundang” bernama ekstremisme dan radikalisme. Serta “setan-setan” hoaks dan isu SARA selalu menghantui. Tentu ini adalah persoalan yang sangat krusial.

Persoalan-persoalan di atas tentu bermaksud untuk memecah belah dan menggerus kedaulatan dan persatuan bangsa. Maka dari itu, semangat dan kebulatan tekad dari mahasiswa selaku generasi penerus sangatlah perlu. Ini untuk menangkal segala persoalan yang mengungkung bangsa kita.

Dengan demikian, dalam rangka Sumpah Pemuda dan Pekan Pancasila dan Bela Negara, para mahasiswa Indonesia berkumpul di UIN Sunan Kalijaga, Kamis (01/11/2018). Mereka menyatakan tekad kebangsaan secara bersama.

Bahwa akan senantiasa menjaga keutuhan NKRI dengan semangat kebinekaan. Menjaga kerukunan antargolongan. Berkomitmen bahwa Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945 adalah hal yang tidak dapat kita ganggu gugat.

Selain itu, mengamalkan ilmu dan bakti untuk keadilan dan kemakmuran bangsa Indonesia juga bergaung. Dan yang terpenting, membangun peradaban Indonesia dalam rangka meningkatkan martabat bangsa di mata dunia.

Tekad Kebangsaan

Baca juga:

Presiden Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Romli Muallim, memimpin sumpah dan tekad kebangsaan. Terlibat pula presiden seluruh kampus di Indonesia dan rektor seluruh Indonesia dan Kementerian Sekretaris Negara, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc. Sc selaku saksi.

Teks sumpah dan tekad mahasiswa tersebut kemudian mereka serahkan ke Kementerian Sekretaris Negara untuk kemudian jadi ajuan kepada Presiden RI Joko Widodo.

Harapannya, sumpah dan tekad kebangsaan mahasiswa yang terselenggara mampu memberikan semangat kepada pemuda dan kaum intelektual. Tujuannya, untuk bersama-sama membangun dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tekad Kebangsaan

*Mashudi