Marah Anies Dikritik, PSI: Posisi NasDem sebagai Oposisi atau Pendukung Gubernur, ya?

Marah Anies Dikritik, PSI: Posisi NasDem sebagai Oposisi atau Pendukung Gubernur, ya?
©WE

Nalar Politik – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mempertanyakan posisi NasDem di DPRD Jakarta. Hal itu lantaran partai asuhan Surya Paloh ini tampak marah jika PSI terus mengkritik kerja dan kebijakan Gubernur Anies Baswedan.

Sebagaimana dilansir CNN Indonesia, NasDem memang menilai PSI sebagai partai yang tidak jelas arah politiknya. Seperti dituturkan anggota Fraksi Partai NasDem di DPRD Jakarta, Wibi Andrino, kelakuan PSI macam itu akan menimbulkan kekacauan di Jakarta.

“Saya sampaikan kepada teman-teman PSI sempat ada diskusi, apa sebenarnya PSI ini mau arah ke depannya? Saya rasa-rasa mau serang-serang saja, tapi kan bisa menimbulkan disharmonisasi,” kata Wibi Andrino, Jumat (30/8).

Ia juga menilai kader-kader PSI yang baru dilantik kemarin sebagai anggota DPRD yang hanya mencari-mencari kesalahan Anies saja. Bahwa yang menonjol dari kritik PSI ke Anies lebih didominasi oleh faktor kebencian.

“Akhirnya yang menonjol adalah faktor kebencian itu. Sementara kita punya tanggung jawab moral kepada warga untuk menenangkan mereka.”

Meski memandang pula bahwa kritik itu penting, tetapi PSI diharapkan untuk tidak melontarkan kritik asal-asalan, apalagi cuma berdasar benci.

“Kritik itu perlu dan penting untuk disampaikan kepada Gubernur agar dia tidak berjalan sendirian. Dan kritik itu bukan benci, objektivitas kita yang paling kita kedepankan. Jadi bagaimana dengan akal sehat.”

Mendapat nasihat seperti itu, PSI pun memberi respons. Ia menegaskan bahwa kritiknya selama ini bukanlah kritik asal bunyi, tetapi berbekal fakta yang ada.

“Mau tanya nih buat kakak-kakak NasDem, kritik mana dari PSI yang ‘asal’? Kritik kami selalu berdasarkan fakta,” kicaunya via @psi_id.

Pihaknya lalu mempertanyakan posisi NasDem di DPRD Jakarta, apakah sebagai partai oposisi atau pendukung Anies.

“Posisi NasDem di DPRD DKI Jakarta sebagai oposisi atau pendukung Pak Gubernur, ya?” [tw/cn]