Mayoritas Warga Setuju dan Puas dengan Bentuk, Nilai, serta Jalannya Demokrasi di Indonesia

Mayoritas Warga Setuju dan Puas dengan Bentuk, Nilai, serta Jalannya Demokrasi di Indonesia
Foto: @LSI_Lembaga

Nalar PolitikLembaga Survei Indonesia (LSI) merilis temuan survei nasionalnya, Persepsi Publik tentang Demokrasi, Korupsi, dan Intoleransi di Indonesia. Temuan itu memperlihatkan, mayoritas warga setuju dan puas dengan bentuk, nilai, serta jalannya demokrasi di Indonesia hari ini.

“Mayoritas warga (83 persen) setuju bahwa demokrasi adalah bentuk pemerintahan terbaik,” ungkap LSI via @LSI_Lembaga, Senin (24/9/2018).

Hasil itu menunjukkan adanya peningkatan dukungan mayoritas warga terhadap sistem demokrasi sebagai bentuk pemerintahan terbaik dibanding bentuk-bentuk pemerintahan lainnya seperti kerajaan, kesultanan, dan pemerintahan otoriter. Tren dukungan itu juga naik dibanding tahun 2017 yang hanya mencapai 76 persen.

Pun demikian dengan dukungan warga pada nilai demokrasi, yakni terkait kebebasan memeluk agama atau keyakinan. Sekitar 90% setuju bahwa setiap warga bebas memeluk agama atau keyakinan sesuai dengan pikiran atau kesadaran masing-masing.

Sementara kepuasan warga terhadap jalannya demokrasi, terdapat 73 persen warga puas dengan jalannya demokrasi di Indonesia sekarang; 20 persen kurang puas, 1 persen tidak puas, dan 5 persen tidak tahu/tidak menjawab.

Untuk diketahui, rilis survei nasional ini merupakan temuan Survei Nasional yang LSI adakan pada 1-7 Agustus 2018. Populasi surveinya adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun ke atas atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dimulai pada Agustus 2018, sampelnya sebanyak 1.520 responden. Mereka dipilih secara multi-stage random sampling dengan margin of error sebesar ±2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka langsung. Setelah itu, dilakukan quality control terhadap hasil wawancara secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).

“Dalam quality control, tidak ditemukan kesalahan berarti.”

Rilis survei ini berlangsung di Hotel Sari Pacifik Jakarta, Jakarta Pusat, 24 September 2018. Narasumber, di antaranya Laode Muhammad Syarif (Wakil Ketua KPK), Yenny Wahid (Ketua The Wahid Foundation), Adnan Topan Husodo (Koordinator ICW), dan Burhanuddin Muhtadi (Peneliti Senior LSI). Moderator oleh Akhmad Khairul Umam (Peneliti LSI).