Media Homofobia dan Polisi yang Asal Umbar Info Pribadi Coki Pardede

Media Homofobia dan Polisi yang Asal Umbar Info Pribadi Coki Pardede
©Line

Nalar Politik – Pemilik akun Maman Suratman menilai polisi, termasuk media dan jurnalis yang meliputnya, tidak berhak mengumbar informasi pribadi Reza Pardede alias Coki Pardede ke publik. Meski tujuannya untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, hal personal seperti itu tidak memiliki relevansi dengan kasus yang menjerat komika tersebut.

“Sudah tahu kalau itu masalah pribadi, kenapa pula polisi merasa berhak menjadikannya sebagai konsumsi publik?” tulis Maman di akun media sosialnya, Minggu (5/9), sebagai respons atas unggahan akun Republika yang melansir kasus Coki Pardede di Twitter.

Warganet itu awalnya geram dengan unggahan Republika yang bertajuk “Coki Akui Penyuka Sesama Jenis”. Selain bernada homofobia, membuat hal personal individu jadi konsumsi publik, juga tidak ada kaitannya sama sekali dengan kasus yang bersangkutan.

“Sudah homofobia, mengumbar hal personal warga, gak nyambung pula sama masalah. Media dan jurnalis gini, kok, eksis?” sentil Maman.

Yang lebih aneh lagi, menurut penulis yang juga merupakan content editor di media massa itu, adalah frasa “suka sesama jenis” tidak berasal langsung dari Coki Pardede, melainkan tafsiran media atas pernyataan polisi.

“Itu bukan pengakuan Coki secara langsung, tapi pernyataan polisi yang ditafsirkan serampangan oleh jurnalis media. Kalaupun memang benar, tidak ada relevansinya juga dengan kasus yang menjerat komika tersebut, dan bukan sebuah kejahatan!” tegasnya.

Sebelumnya, akun Twitter @republikaonline mengunggah sebuah gambar yang mengaitkan kehidupan pribadi Coki Pardede dengan kasus yang menjeratnya. Gambar dan caption-nya tertulis begini:

“Polisi menyatakan bahwa komika Coki Pardede adalah penyuka sesama jenis. Pengungkapan ini seiring dengan pengusutan kasus narkoba yang menjerat Coki. Cara Coki mengonsumsi narkoba pun tak lazim, yakni melalui dubur.”

Coki Pardede akui penyuka sesama jenis

Terkait sorotan utamanya, yakni “Coki Akui Penyuka Sesama Jenis”, akun media berbasis nasional tersebut turut menampilkan lansiran berita sesuai pernyataan Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo kepada awak media, Jumat (3/9).

“Jadi begini, itu masalah pribadi ya. Jadi memang dia ada kelainan dalam dirinya. Dia menyampaikan bahwa ‘saya sakit pak’. Iya dia mengakui (penyuka sesama jenis).”