Mengenal Jenis Grafik sebagai Dasar Analisis Teknis

Mengenal Jenis Grafik sebagai Dasar Analisis Teknis
©JavaFx

Ada berbagai jenis grafik yang bisa kita gunakan dalam analisis teknis.

Market News – Grafik (chart) merupakan dasar atau pijakan utama dalam analisis teknis (technical analysis). Ia memberikan representasi grafis tentang pergerakan harga dan data pasar melalui format yang terstruktur.

Bagi pembaca grafik yang sudah terampil, representasi ini akan memberikan wawasan tentang psikologi trader. Kondisi kesimbangan tekanan beli dan jual pada saat itu bisa terdeteksi. Ini memungkinkan trader menggunakan garis tren (trendline) dan pola grafik (chart pattern) sebagai pelengkap.

Dulu, ketika ingin menganalisis pergerakan pasar, seorang trader harus menggambarnya di atas kertas grafik untuk menemukan momentum yang tepat.

Tetapi kini, dengan desain yang sudah modern, cukup sekali klik, para trader juga analis sudah mampu mencari perbandingan di kerangka waktu (timeframe) berbeda-beda, sekaligus menerapkan berbagai indikator teknis lainnya.

Jenis Grafik

Ada berbagai jenis grafik yang bisa kita gunakan dalam analisis teknis. Bentuk yang paling populer adalah bar, candlestick (hollow candle), dan line (area serta baseline). Jenis-jenis lainnya adalah heikin ashi, renko, line break, kagi, point & figure, dan range.

Khusus candlestick, kagi, dan renko, jenis-jenis grafik ini berasal dari Jepang. Steve Nison memperkenalkannya ke dunia Barat melalui buku Japanese Candlestick Charting Techniques dan Beyond Candlestick: New Japanese Charting Techniques Revealed.

Kecuali point & figure, kagi, dan renko yang hanya memplot perubahan harga ketika mencapai level tertinggi dan terendah, semua jenis grafik memplot pergerakan harga untuk durasi tertentu yang kita sebut sebagai timeframe atau periode terhadap grafik waktu pada sumbu horizontal dan tingkat harga pada sumbu vertikal.

Selain itu, point & figure, kagi, dan renko pun tidak melacak tingkat volume. Untuk alasan ini, indikator oscillator dan moving average yang bergantung pada timeframe tetap tidak bisa kita aplikasikan pada jenis-jenis grafik ini.

Meski demikian, masing-masing jenis grafik tersebut memplot aksi harga secara berbeda. Semuanya menampilkan informasi beragam tentang aksi harga dalam kerangka waktu tertentu.

Baca juga:
    Swing Man