Nasihat untuk Pak Jokowi

Nasihat untuk Pak Jokowi
Presiden Jokowi menjadi imam shalat saat kunjungan ke Afghanistan, Senin (29/1/2018).(Biro Pers Setpres)

Nalar WargaPak Jokowi bacaan salatnya tidak fasih, bahasa Inggrisnya pletat-pletot. Idealnya memang punya presiden yang bacaan salat sefasih Muammar ZA, bahasa Inggris sefasih Obama.

Tapi ya, memang tak ada yang ideal di dunia ini. Yang fasih kaya Muammar ZA, kerjanya ya jadi Qari. Dan Obama jadi Presiden di Amerika yang berbahasa Inggris.

Kalau orang jadi Presiden Indonesia bahasa Indonesianya gak fasih, baru kita ribut. Kalau ada kiai atau Qari bacaan Qur’an dan bacaan salatnya tidak fasih, baru kita ribut.

Lagian, belum tentu yang ngejek bahasa Inggrisnya lebih bagus. Juga bacaan salatnya lebih bagus. Ada banyak politisi yang bacaan salatnya bagus, hafal Qur’an, tapi kerjanya ngibul dan korupsi. Ada juga politisi yang bahasa Inggrisnya bagus, ya kerjanya gitu deh…so so…

Jadi, intinya memang gak ada politisi yang sempurna. Saya cuma mau politisi yang mau kerja, sederhana, merakyat, jujur, dan tidak korupsi. Gak perlu politisi gagah, bisa naik kuda, bahasa Inggris bagus atau bacaan salat bagus, tapi tidak bisa bekerja.

Nasihat buat Pak Jokowi, mungkin bisa kursus lagi di LIA atau ke Pare, Pak. Kalau mau lebih bagus bacaan salatnya, bapak bisa kursus private sama anak UIN yang hebat-hebat itu, Pak.

*Zezen Zaenal Mutaqin

___________________

Artikel Terkait:
Warganet
Latest posts by Warganet (see all)