Pasangan Ganjar-Mahfud Berpeluang Lolos Putaran Kedua

Pasangan Ganjar-Mahfud Berpeluang Lolos Putaran Kedua
©PR

Hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia memperlihatkan pasangan Ganjar-Mahfud berpeluang lolos ke putaran kedua Pilpres 2024. Perolehan suaranya relatif stabil, yakni di kisaran 24 persen.

“Kalau melihat hasil survei Indikator, sebenarnya suara Ganjar belum rebound. Dari November sampai Desember, suara Ganjar-Mahfud relatif stabil di sekitar 24 persen,” jelas Saidiman Ahmad dalam keterangan tertulis seperti dikutip Antara, Kamis (4/1).

Peneliti Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) itu turut memandang penampilan debat pasangan Ganjar-Mahfud cukup mendongkrak elektabilitas.

“Kalau lihat performa debat Ganjar dan Mahfud, idealnya pasangan ini menguat karena mereka cukup baik performanya,” lanjut Saidiman.

Seperti diketahui, hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang dirilis akhir Desember 2023 menemukan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud mengantongi elektabilitas hingga 24,5 persen. Perolehan ini mengungguli pasangan Anies-Muhaimin yang hanya meraup 21 persen.

Meski capaian pasangan Prabowo-Gibran cukup dominan, yakni 46,7 persen, pasangan Ganjar-Mahfud paling unggul jika berbasis rekam jejak.

Bahkan, menurut Saidiman, pasangan ini semestinya jauh lebih bisa diterima publik ketimbang Prabowo-Gibran.

“Berbeda dengan 02 (Prabowo-Gibran) yang punya isu seperti jejak pelanggaran HAM dan isu Mahkamah Konstitusi, serta politik dinasti,” ujarnya.

Baca juga:

Mendongkrak Elektabilitas

Saidiman pun mengusulkan sejumlah langkah untuk mendongkrak elektabilitas. Pertama, Ganjar-Mahfud mesti terus memasifkan kampanye untuk memperkuat citra sebagai calon pemimpin yang paling berpengalaman dan bersih.

Keduanya juga harus bisa membangun persepsi sebagai pasangan yang mampu melanjutkan program-program pemerintahan sekarang.

“Tunjukkan kapabilitas melanjutkan program kebijakan pemerintah sekarang. Ganjar punya modal sebagai gubernur yang berhasil. Mahfud juga punya modal sebagai pejabat bersih dan berintegritas. Informasi ini harus sampai ke publik,” katanya.

Selain itu, Ganjar-Mahfud juga harus bekerja keras menjaga basis pemilih di lumbung suara Ganjar-Mahfud di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Usaha ini bakal tidak mudah karena kedua wilayah itu merupakan basis pemilih Jokowi pada Pilpres 2014 dan 2019. Saat ini, Jokowi cenderung menyokong Prabowo-Gibran.