Pelantikan Lantera ke-3: Refleksi Kaum Muda Menentukan Arah Gerak Komunitas

Pelantikan Lantera ke-3: Refleksi Kaum Muda Menentukan Arah Gerak Komunitas
©Komunitas Lantera

Nalar Politik – Pengurus Komunitas Pemuda Pedesaan Lantera Sambaliwali periode 2021-2023 kembali melaksanakan pelantikan pada Minggu, 30 Januari 2022. Mereka dilantik langsung oleh Kepala Desa Sambaliwali dan dihadiri beberapa tamu undangan.

Masih dengan situasi pandemi yang belum selesai, ini merupakan pelaksanaan ketiga dari agenda peresmian para pengurus baru masa bakti dua tahun yang akan datang. Kegiatan ini mengusung tema “Arah Tatanan Baru Pemuda Desa”.

Laman Facebook Lantera melansir, tujuan diangkatnya tema tersebut tidak lain sebagai bentuk refleksi bersama terkait rancang kerja serta penguatan formasi internal pengurus. Pihaknya realistis menyorot progres komunitas selama satu tahun terakhir yang mengalami degradasi atas produktivitas anggota dalam menjalankan program kerja komunitas.

Kita memang tidak bisa mengelakkan bahwa keterlibatan pemuda dalam kerja-kerja kemasyarakatan memegang peranan yang sangat penting. Selain sebagai pelopor gagasan, pemuda juga menjadi penggerak dalam menjalankan aktivitas sosial.

Mengenai hal itu, sangat jelas bahwa kehidupan bermasyarakat sangat membutuhkan keberadaan pemuda atau komunitas pemuda. Salah satu contoh komunitas pemuda yang terbangun di tengah masyarakat desa adalah Komunitas Lantera.

Komunitas Lantera berkedudukan di Desa Sambaliwali, Kecataman Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Komunitas ini berdiri tiga tahun lalu. Para penggagasnya adalah sekelompok kaum muda dari berbagai kalangan; mahasiswa, pelajar yang masih duduk di bangku sekolah, maupun yang sama sekali tidak pernah masuk dalam dunia pendidikan formal.

Harapan pun muncul bahwa lahirnya komunitas tersebut akan menjadi pemantik kesadaran peran pemuda dalam merespons isu-isu yang terjadi di masyarakat. Menjadi harapan pula untuk mampu bergerak aktif menunaikan tanggung jawab sosial dalam gerakan pemberdayaan masyarakat di desa setempat.

“Hadirnya komunitas ini adalah bentuk cita-cita dalam mewujudkan desa yang berdaulat dan sejahtera,” kata Pembina Komunitas Lantera, Jufri Rasyid, dalam sambutannya.

Baca juga:

Ia berharap para pengurus baru bisa tetap solid mengawal kerja-kerja komunitas ke depan.

“Harapannya kami sebagai pendamping Lantera di komunitas agar ke depan tetap solid mengawal perkembangan komunitas ini,” tambah alumnus Unasman tersebut.

Ketua Umum yang baru, Aslam Sahabuddin, turut menyampaikan hal senada. Ia menekankan bahwa poin terpenting dalam berkomunitas adalah upaya penguatan relasi di antara sesama kaum muda yang harus terus-menerus terjaga.

“Solidaritas dan semangat yang terjaga dengan baik merupakan penunjang dalam mengawal komunitas menuju satu langkah perkembangan dan perubahan. Seluruh jajaran anggota yang mengisi struktur kepengurusan untuk tetap konsisten dalam satu semangat berlantera,” jelas Aslam.

Dari pihak pemerintah setempat, Kepala Desa Sambaliwali, Hernawati, mengapresiasi kehadiran Lantera. Pihaknya menilai komunitas pemuda ini merupakan suatu cerminan positif, khususnya bagi masyarakat Desa Sambaliwali.

“Saya benar-benar bahagia, Lantera ini seperti alarm kesadaran yang membangunkan pemuda dan semua kalangan untuk terus tumbuh, berproses, bergerak untuk kemajuan Desa Sambaliwali,” pungkasnya.

Ridwan Rasyid