Pendidikan Ambruk! Asal Ekonomi Tetap Stabil

Pendidikan Ambruk! Asal Ekonomi Tetap Stabil
©Pixabay

Tak masalah pendidikan ambruk; yang penting perekonomian tetap stabil, gitu?

Virus vorona hingga kini masih menjadi masalah serius yang menimpa dunia. Berbagai penanganan masih dilakukan oleh tim medis. Berbagai ilmuan masih bekerja siang dan malam untuk menemukan obat virus corona.

Sambil menunggu obat ditemukan, pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan yang diharapkan mampu meminimalisasi yang terkena virus corona makin banyak. Sekolah-sekolah diliburkan, kuliah divirtualkan, beberapa tempat keramaian ditutup, dan banyak tempat-tempat lainnya yang ditutup.

Namun dalam kebijakan ini, ada beberapa kebijakan pemerintah yang dirasa kurang tepat. Misalkan diliburkannya sekolah, pasar-pasar masih tetap ramai walaupun tidak seramai biasanya.

Hal ini tentu membuat kejanggalan bagi para siswa yang masih duduk di bangku sekolah. Mereka harus rela meliburkan sekolahnya untuk menghindari merebaknya virus corona. Tetapi para siswa harus melihat bahwa orang-orang masih biasa berlalu-lalang dipasar-pasar dan tempat keramaian lainnya.

Kenapa sekolah harus ditutup? Sedangkan tempat yang berbau ekonomi masih dibuka? Apakah memang kebijakan yang diambil pemerintah hanya ingin menguntungkan ekonomi di Indonesia?

Padahal seperti yang kita ketahui bersama, bahwa dampak diliburkannya sekolah membuat siswa-siwa malas belajar. Mereka lebih asik bermain gadget daripada harus membuka bukunya. Mereka lebih asik bermain online bersama temannya daripada belajar bersama via online.

Jika tempat ekonomi tidak ditutup karena alasan ekonomi akan merosot parah, apakah pemerintah tidak takut jika sekolah diliburkan pendidikan juga kian merosot?

Seharusnya mereka (siswa) tetap bisa belajar di sekolahnya masing-masing. Sedangkan untuk pencegahannya bisa dilakukan melalui cuci tangan dan menggunakan masker sebelum masuk sekolah.

Sehingga para siswa masih tetap bisa belajar seperti biasa. Jika cara seperti itu dikatakan tidak efektif untuk pencegahan virus corona, lalu bagaimana dengan tempat-tempat seperti pasar, supermarket, mol, dan tempat keramaian lainnya?

Baca juga:
Muchammad Mugiono
Latest posts by Muchammad Mugiono (see all)