Rian Ernest, Calon Penjaga Anggaran dari Para Maling

Rian Ernest, Calon Penjaga Anggaran dari Para Maling
Rian Ernest, Caleg PSI untuk DPR RI Dapil Jakarta I

Di tengah laku korupsi yang merajalela dan nyaris tiada ampun, sosok penjaga anggaran adalah pilihan yang tepat. Negeri ini membutuhkannya agar terbebas dari gerogot para maling bejat.

Nalar PolitikPartai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah wadah politik progresif yang punya segudang politisi keren-keren. Keren di sini tentu tak melulu diukur dari segi tampang saja, melainkan—lebih utama—dari nalar politiknya untuk bangsa.

Ya, ada banyak calon anggota legislatif dari partai berlambang Bunga Mawar Putih ini yang memang keren-keren. Salah satunya adalah Rian Ernest, pengacara berbakat di bidang Hukum Bisnis.

Seperti terlansir dari unggahan video PSI via @psi.or.id, bahwa meski mendapat tawaran gaji yang lebih tinggi untuk keahlian yang Rian kuasai, toh dirinya tetap memilih untuk jadi guru di Rote saja. Entah apa maksudnya. Yang jelas, laku ini layak tiru; pengabdian (untuk bangsa) melampui segala-galanya.

“Selesai bertugas, Rian kerja di sektor publik bersama Ahok (jadi Staf Gubernur DKI Jakarta). Tugas Rian adalah memeriksa legalitas dokumen sebelum ditandatangani,” terang video tersebut.

Rian sadar, pejabat itu bukanlah pekerjaan yang remeh. Baginya, menjadi pejabat publik haruslah mampu memberi dampak nyata. Tidak sekadar koar-koar demi perubahan, tetapi membuktikannya dalam tindakan. Dan Rian sudah lebih dulu memperlihatkan itu dengan mendedikasikan diri sebagai guru di pulau kecil Rote, Nusa Tenggara Timur.

Kesadaran itulah yang memberanikan Rian untuk maju sebagai Caleg PSI. Dengan niat ingin menjaga Indonesia jauh dari laku korupsi, ia memilih jadi Caleg PSI untuk DPR RI Dapil Jakarta I.

Penjaga Anggaran

Kenapa Rian harus maju dengan niat seperti itu? Bukankah sudah ada KPK yang bertugas memberantas segala bentuk korupsi di negeri ini?

Fakta membuktikan, tingkat korupsi di Indonesia memang sudah sangat mengkhawatirkan. Di tahun 2017 saja, misalnya, KPK sudah melakukan lebih dari 70 OTT (Operasi Tangkap Tangan) dan penyidikan sebanyak 182 kasus. Dan, hingga Februari 2018, 7 Kepala Daerah berhasil diringkus, menjadi tersangka dalam kasus korupsi.

“Hal ini bikin Rian gelisah. Pasalnya, masyarakat bisa lebih sejahtera bila tidak ada korupsi,” terang video PSI lainnya.

Rian sadar, upaya pemberantasan korupsi tidaklah cukup hanya dengan mengandalkan tenaga dari luar saja. Perlu ada pencegahan dari dalam, yakni dengan membudayakan kebiasaan antikorupsi dalam lingkungan para politikus sendiri.

“Untuk itulah Rian Gabung PSI sebagai Caleg. Rian ingin jaga anggaran dari para maling serta bangun sistem untuk lawan korupsi,” pungkasnya.

Lantas, melihat jejak dan kesungguhan hati dari Rian Ernest, alasan apa lagi untuk kita tidak mendukungnya sebagai wakil rakyat? Negeri ini sungguh butuh pemberantas korupsi yang total dalam bersikap. Kita butuh Rian, butuh dirinya sebagai penjaga anggaran dari para maling sebagaimana yang juga pernah ditunjukkan Ahok kepada dunia.

_____________

Baca juga: