Saham Sektor Kesehatan Paling Potensial Sepekan ke Depan

Saham Sektor Kesehatan Paling Potensial Sepekan ke Depan
©Market Bisnis

Market News Laporan Ajaib Sekuritas pekan ini mengabarkan saham sektor kesehatan menjadi saham-saham paling potensial untuk diperdagangkan dalam sepekan ke depan. Bukan karena Indonesia terbilang aman seiring kasus aktif Covid-19 yang berangsur-angsur mereda, melainkan sebaliknya: Eropa kembali mengalami peningkatan kasus Covid-19 yang dikhawatirkan akan mewabah secara luas.

Seperti diketahui, terdapat temuan varian Covid-19 bernama Omicron di Afrika Selatan. Konon, varian baru ini bermutasi secara cepat, mampu menyerang 5 kali lipat dari varian delta sebelumnya.

Menyikapi hal tersebut, tentu investor bursa, utamanya di Indonesia, layak memperhatikan saham sektor kesehatan pada minggu ini. Saham-saham sektor kesehatan berikut ini perlu dicermati pada periode perdagangan 29 November – 3 Desember 2021.

1. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk – SIDO

Harga saham SIDO naik 15% sejak awal tahun. Hingga 26 November 2021, harganya naik menjadi Rp915 per lembar.

Secara teknikal, SIDO berada dalam fase uptrend sejak 18 Oktober 2021. Ditutup dengan pola candle doji yang memberi sinyal indecision, volume lebih tinggi dibanding hari sebelumnya. Stochastic berada di area overbought dan MACD positif. SIDO berpotensi uji resistance terdekat di level 935.

2. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk – MIKA

Harga saham MIKA masih terkoreksi 17% sejak awal tahun. Hingga 26 November 2021, harganya Rp2.330 per lembar.

Secara teknikal, MIKA bergerak konsolidasi. Berhasil breakout resistance di level 2310. Ditutup di atas MA 5 dan MA 20. Volume naik signifikan, stochastic di area netral dan MACD positif. Resistance terdekat di 2400.

3. PT Main Laboratory Diagnos Tbk – DGNS

Harga saham DGNS melesat 175% sejak awal tahun. Hingga 26 November 2021, harga per lembarnya berada di Rp745.

DGNS, secara teknikal, bergerak konsolidasi. Ditutup di bawah MA 5, dan MA 20. Stochastic di area oversold dan MACD pada level negatif. Resistance terdekat pada level 800.

4. PT Bundamedik Tbk – BMHS

Harga saham BMHS melesat 101% sejak awal IPO. Hingga 26 November 2021, harganya Rp855 per lembar.

Secara teknikal, BMHS bergerak konsolidasi dalam trend downtrend jangka menengah. Volume naik signifikan dibanding hari sebelumnya. Stochastic di area oversold dan MACD golden cross di area negatif. Resistance terdekat pada level 935.

5. PT Metro Healthcare Indonesia Tbk – CARE

Harga saham CARE melesat 54% sejak awal tahun. Hingga 26 November 2021, harganya ada di Rp492 per lembar.

Secara teknikal, CARE bergerak uptrend jangka menengah. Ditutup di atas MA 5 dan MA 20. Stochastic golden cross di area netral dan MACD positif. CARE menguji resistance terdekat pada level 526.

Baca juga:
6. PT Medikaloka Hermina Tbk – HEAL

Harga saham HEAL melesat 34% sejak awal tahun. Hingga 26 November 2021, harga per lembarnya Rp950.

HEAL, secara teknikal, berada dalam fase bearish. Muncul long black candle marubozu dan ditutup di bawah MA 5 dan MA 20. Stochastic di area oversold dan MACD negatif. Resistance terdekat di level 1000.

7. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk – SAME

Harga saham SAME melesat 104% sejak awal tahun. Hingga 26 November 2021, harganya mencapai Rp406 per lembar.

Secara teknikal, SAME berada dalam fase bearish jangka menengah. DItutup di bawah MA 5 dan MA 20 dengan stochastic yang dead cross dan MACD di area negatif. SAME resistance terdekat pada level 438.

8. PT Royal Prima Tbk – PRIM

Harga saham PRIM melesat 59% sejak awal tahun. Hingga 26 November 2021, harganya berada pada Rp370 per lembar.

Secara teknikal, PRIM bergerak dalam fase konsolidasi jangka menengah. Ditutup di atas MA 20. Stochastic deadcross bergerak di netral dan MACD di level positif. Resistance terdekat di level 401.

9. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk – SRAJ

Harga saham SRAJ melesat 124% sejak awal tahun. Hingga 26 November 2021, harga per lembarnya ada di Rp426.

Secara teknikal, SRAJ mulai berpotensi teknikal rebound. Harga ditutup di atas MA5 dan MA 20. Volume naik signifikan. Stochastic golden cross di area oversold dan MACD pada level positif. Resistance terdekat pada level 460.

10. PT Itama Ranoraya Tbk – IRRA

Harga saham IRRA naik 1% sejak awal tahun.. Hingga 26 November 2021, harganya berada di Rp1.715 per lembar.

IRRA, secara teknikal, bergerak berkonsolidasi jangka menengah. Stochastic bergerak ke atas dan MACD golden cross di area negatif. Resistance terdekat pada level 1795.

Demikian informasi yang kami rangkum dari Ajaib Sekuritas tentang saham sektor kesehatan paling potensial untuk sepekan ke depan. Untuk informasi selengkapnya, simak di sini.