Sebuah Pengaduan

Sebuah Pengaduan
Ilustrasi: DevianArt

Wahai ibu
Kusampaikan pengaduan ini padamu
Tentang anak gadis yang dikhianati
Dia jatuh ke telapak tangan pemuda yang merenggut kesuciannya

Betapa menderita gadis ini ibu
Gundah akan keadaannya
malu akan kepulangannya
Walaupun tangan ibu akan tetap terbuka untuknya

Kasih sayang yang dicurahkan untuk pemuda yang ia cintai
Melebihi cintanya akan masa kekanak-kanakannya,
Tapi balasan yang ia dapatkan hanyalah makian

Dia benar-benar berjuang atas keinginannya
Melawan pandangan yang mengusik keberadaannya
Sungguh gadis yang tangguh
Ditelan cinta khianat.

Ia menjalani kehidupan sehariharinya
dengan menciptakan perilaku-perilaku kebebasan

Oh Ibu
Di manakah sang pengadil?
Apakah dia akan hadir, ibu?
Melihat gadis cantik ini yang memiliki cinta yang murni
Dalam dekapan kegelapan

Oh ibu
Di manakah keadilan tuhan untuk yang setia?
Apakah tuhan sudah mulai bosan melihat kebaikan?
Aku mengadu padamu, ibu
Karena doamu, menurutku, akan dikabulkan oleh tuhan

Rasa sesal tidak ada lagi dari gadis ini, ibu
Semua apa yang ia lakukan
Menurutnya suatu kewajaran
Cintanya menghitam dalam keseriusan yang ia buat

Mengadulah kepada tuhanmu
Atas cinta yang menyesatkanmu
Memberontaklah kepada tuhanmu
Atas jiwa dan tubuhmu mengindahkan kebebasan

Telah kau hirup derita cinta
Dalam cahaya yang benderang
Memaki, memberontak, dalam kesadaran

Pulanglah
Dan kembalilah
Kepada dermaga yang mengindahkanmu

Percayalah

___________________

*Klik di sini untuk membaca sajak-sajak lainnya.

Iqbal Maulana
Latest posts by Iqbal Maulana (see all)