Setiap Anak di Indonesia pada Dasarnya Adalah Korban

Setiap Anak di Indonesia pada Dasarnya Adalah Korban
©MI

Setiap anak yang lahir di Indonesia saat ini pada dasarnya adalah korban.

Nalar Warga – Setiap bapak dan ibu, mari berkomitmen teguh mengajarkan serta menanamkan nilai ke anak laki-lakinya agar tidak menjadi pelaku kekerasan seksual di kemudian hari. Menghargai tubuh, batasan, penolakan orang lain, memilih kebaikan, dan lain-lain bisa diajarkan sejak dini.

Kesulitan terbesar mengasuh anak cowok adalah, kita tahu, sistem sosial saat ini menguntungkan gendernya. Apalagi kalau ia masuk ke triple majority. Tanggung jawab orang tua agar anak paham ini dan dia harus pegang teguh walaupun di saat para temannya tidak punya pemahaman yang sama.

Pahitnya saat ini, kita tidak bisa berharap banyak dari (mayoritas) pemerintah dan aparatnya. Bahkan dari institusi pendidikannya yang seharusnya melindungi anak didiknya. Orang tua dan para dewasa yang peduli yang harus makin punya komitmen teguh. Putuskan rantai kekerasan ini.

It takes a village to raise a (good) kid.

Ada anak kecil resek, jahat sama anak lainnya, atau ikut godain orang lain… tegur dengan baik-baik, tegur dengan penuh kasih. Biar anak itu paham ada nilai lain di dunianya. Karena belum tentu dia tahu soal itu di rumahnya.

Setiap anak yang lahir di Indonesia saat ini pada dasarnya adalah korban. Mereka korban kebobrokan sistem kita. Dari sistem parenting, pendidikan, pemerintahan, hukum, dan lain-lain.

Korban bisa jadi pelaku, tetapi juga bisa jadi penyelamat dan pahlawan di masa depan. Kita pilih kebaikan.

*ginaSnoer

    Warganet