Tanamkan Kepedulian kepada Rakyat

Tanamkan Kepedulian kepada Rakyat
Ahok kecil & keluarganya | Kumparan

Kepedulian kepada rakyat adalah inti dari tujuan pendidikan.

Harapan dan kerja keras kedua orangtua agar kami bersekolah tinggi mungkin setahap demi setahap terealisasi. Apalagi kami sendiri anak-anaknya memiliki keinginan yang kuat untuk mewujudkan cita-cita kedua orangtua.

Selepas menamatkan pendidikan menengah pertama di kampung halaman, saya kemudian disekolahkan ke Jakarta. Begitu juga dengan adik-adik saya.

Meski dari segi lokasi, saya berjauhan dengan orangtua, pendidikan keluarga tidak pernah berhenti dilakukan kedua orangtua. Salah satu, misalnya, orangtua selalu mewajibkan kami anak-anaknya untuk ‘pulang kampung’ jika tiba saat liburan.

Untuk yang satu ini, kami anak-anaknya sempat melayangkan protes. Sebab, sebagai remaja, kami juga ingin seperti remaja kebanyakan yang lebih memilih berlibur ke tempat-tempat wisata yang menyenangkan daripada ‘pulang kampung’. Misalnya, Bali atau objek-objek wisata di luar negeri.

Tapi, bapak ternyata memiliki alasan yang kuat di balik ‘kewajiban’ yang beliau terapkan kepada kami. Bapak menyatakan, ‘kewajiban’ tersebut tak lain untuk menjaga agar hati kami tetap merakyat dan tetap merasa menjadi bagian anak-anak di kampung.

Jika bertahun-tahun menuntut pendidikan di luar kota tanpa pernah kembali ke kampung halaman, menurut bapak, hubungan emosional dengan kampung halaman akan lenyap. Ketiadaan hubungan emosional itu akan berdampak pada hilangnya empati dengan penderitaan anak-anak sebaya yang tidak memiliki kesempatan bersekolah seperti kami.

Karenanya, bapak memberi ultimatum: jika tidak mau berlibur di kampung, maka sebaiknya kami tidak perlu meneruskan pendidikan di Jakarta. Bapak beralasan, percuma bisa menjadi sarjana tetapi berkarakter ‘tidak peduli’ dengan penderitaan rakyat banyak.

Beliau juga menegaskan bahwa kami dikirim ke Jakarta untuk belajar. Bukan pindah ke Jakarta. Apalagi melupakan kampung halaman dan penduduknya. [sumber]

Ahoker
Relawan Ahok