Tingkatkan Keterwakilan Perempuan, Perludem Dorong Komitmen Parpol

Tingkatkan Keterwakilan Perempuan, Perludem Dorong Komitmen Parpol
©InfoPublik

Nalar Politik – Meningkatkan keterwakilan perempuan pada Pemilu Legislatif 2024 masih dinilai sebagai keharusan. Seperti disampaikan Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Khoirunnisa Nur Agustyati, komitmen partai politik dalam hal ini sangat dibutuhkan.

“Yang tidak kalah penting sekarang, kalau kita bicara Pemilu Legislatif 2024, komitmen partai politik perlu terus didorong untuk memastikan peningkatan keterwakilan perempuan,” kata Khoirunnisa saat menjadi narasumber dalam diskusi publik bertajuk Mendorong Keterwakilan Perempuan dalam Penyelenggaraan Pemilu: Bukan Sekadar Jumlah, Senin (27/12).

Disiarkan langsung di kanal YouTube PUSaKO FHUA, Khoirunnisa melihat partai politik sejauh ini kerap beralasan mengalami kesulitan saat mencari anggota perempuan yang dapat dicalonkan sebagai anggota legislatif. Padahal, sejak Pemilu 1999, dorongan untuk meningkatkan peran perempuan di lembaga legislatif sudah dicanangkan.

“Ini dorongan sudah ada sejak Pemilu 1999, sekarang sudah 2021. Menjelang 2024, masa iya masih sulit perempuan potensial untuk dicalonkan?”

Karena itu, melalui diskusi publik yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang tersebut, pihaknya menegaskan partai politik perlu berkomitmen untuk mendorong pencalonan perempuan sebagai anggota legislatif.

Dengan demikian, kata Khoirunnisa, peran dan fungsi perempuan yang potensial di bidang politik dapat meningkat sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 65 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum yang menyebutkan partai politik diharapkan menominasikan perempuan minimal 30 persen untuk menjadi anggota legislatif.

Di samping itu, Perludem juga mengimbau harus adanya sinergi di antara perempuan dari partai politik, masyarakat sipil, dan akademisi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kehadiran perempuan dalam dunia politik.

“Pemerintah juga penting (berperan meningkatkan keterwakilan perempuan) dan pemilih perempuan bisa berdaya untuk memutuskan memilih calon legislatif serta partai politik.” [an]

Baca juga: