Tsamara Akan Berjuang di Luar Parlemen, Cak Imin: Masuk PKB Aja

Tsamara Akan Berjuang di Luar Parlemen, Cak Imin: Masuk PKB Aja
Tsamara Amany & Muhaimin Iskandar

Nalar PolitikMeski gagal masuk Senayan, politikus PSI Tsamara Amany tetap menunjukkan sikap semangat. Ia bertekad untuk terus berjuang walau harus dari luar parlemen.

“Kekalahan di Pemilu 2019 kali ini bukan berarti adalah hentian atas perjuangan,” kata Tsamara melalui unggahan videonya di akun @TsamaraDKI.

“Kita akan kembali lebih kuat. Kita akan terus berjuang di luar parlemen. Kita akan terus membawa nilai anti-intoleransi, membawa nilai antikorupsi. Jangan khawatir, kita akan terus bersama,” tegasnya.

Video tersebut Tsamara ambil pasca hasil hitung cepat (quick count) Pilpres dan Pileg pada 17 April 2019, yang merilis kemenangan paslon Jokowi-Ma’ruf atas Prabowo-Sandi.

“Kami senang melihat hasil Pak Jokowi akan memimpin lagi. Kami (PSI) akan terus menjadi teman Pak Jokowi mengawal program-program yang baik, melanjutkan nilai-nilai kerakyatan yang selama ini Pak Jokowi pegang.”

Meski rilis quick count tersebut sekaligus menunjukkan kekalahan PSI atas partai-partai besar, tetapi Tsamara tetap berucap terima kasih kepada seluruh pemilihnya, baik yang berada di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, maupun diaspora di luar negeri.

“Suara kalian berharga!”

Merespons itu, terutama soal tekad Tsamara akan berjuang di luar parlemen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyarankan dirinya untuk bergabung ke partainya.

“Ayo, masuk PKB aja,” kicau Cak Imin melalui @cakimiNOW.

Beragam balasan dari warganet pun bermunculan. Seperti dari @DjuwaanHertz, ia menulis, “Males ah, ketumnya gak ganteng.”

Akun @NUgarislucu bahkan turut memberi respons, “Jangan, Sis @TsamaraDKI, lebih baik ke Muslimat,” yang diimbuhi emotikon ngakak.

Kokok Dirgantoro, rekan sejawat Tsamara, juga ikut memberi komentar: “Aku loh kader Cak Imin yg disusupkan ke PSI hahaha,” yang kemudian dibalas oleh Cak Imin, “Sekitar itulah.”

Sementara respons Tsamara sendiri hanya sebuah love. Entah benar-benar suka atau pura-pura suka—namanya saja dunia maya; di sini, semua hati memang nyaris palsu #eh

Redaksi NP
Reporter Nalar Politik