UU Cipta Kerja Tingkatkan Iklim Investasi dan Dorong Kemudahan Perdagangan Internasional

UU Cipta Kerja Tingkatkan Iklim Investasi dan Dorong Kemudahan Perdagangan Internasional
©Github

Nalar Politik – Kehadiran UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di masa pandemi Covid-19 berpotensi membuat Indonesia meningkatkan iklim investasi, khususnya di kawasan ASEAN, sekaligus mendorong kemudahan perdagangan internasional.

“Indonesia sendiri terdapat berbagai peluang dan tantangan dengan politik global sebagai implementasi dari UU Cipta Kerja, khususnya dalam bidang investasi dan perdagangan internasional yang makin dipermudah,” kata pengamat hubungan internasional Arry Bainus di Jakarta, Minggu (27/12).

Menurut Arry, UU Cipta Kerja merupakan salah satu terobosan pemerintah dalam mengatasi banyak hal. Dalam bidang ekonomi Indonesia misalnya, harus memberi kontribusi dalam global governance, serta memperkuat kembali regionalisasi dalam konteks pasar bebas di mana salah satunya terkait perdagangan internasional.

Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran tersebut mengatakan bahwa politik global didasarkan pada pendekatan yang global. Banyak variabel yang terkait, baik domestik maupun internasional.

Dalam kaitannya dengan UU Cipta Kerja, tantangan Indonesia untuk mencari investasi dan mendorong perdagangan bukan hanya di dalam negeri, melainkan juga di luar negeri. Peran UU Cipta Kerja dinilai sangat signifikan untuk mengurangi hambatan tersebut.

“Indonesia sebagai bangsa yang membangun, banyak sekali yang harus dibangun. Keberadaan UU sapu jagat ini sangat dibutuhkan dunia usaha untuk meningkatkan investasi dan mendorong perdagangan internasional agar pembangunan Indonesia dan penyerapan tenaga kerja maksimal.”

Sebelumnya, Organisasi dunia sekelas WTO (World Trade Organization) memuji langkah Indonesia yang memiliki UU Cipta Kerja sebagai Undang-Undang baru yang spektakuler. Mereka menilai dengan adanya UU ini, maka akan mengurangi hambatan yang sempat menghambat para investor untuk masuk ke Indonesia.

WTO juga berharap implementasi UU ini segera dilakukan, agar kebijakan dan target ekonomi yang sedang dijalankan pemerintah Indonesia bisa berlangsung lebih baik lagi.

Mengingat saat ini, perpres dan peraturan pemerintah sedang digodok, agar pelaksanaan UU ini berjalan dengan lancar. Investor akan masuk ke Indonesia dengan nyaman tanpa ada kekhawatiran regulasi. [ok]